‘’Expo Property’’ Bank NTB Syariah : Teken Sekarang, Besok Dapat Rumah

H.Kukuh Rahardjo dan direksi lainnya memberi keterangan tentang pelaksanaan Expo Property di Mataram. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Bank NTB Syariah untuk pertama kalinya menggelar Expo Property. Bekerjasama dengan sejumlah developer dan Real Estate Indonesia (REI) NTB serta Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), berbagai kemudahan disediakan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang mengidam-idamkan tempat tinggal.

Expo Property ini akan dilaksanakan pada 26 – 28 April 2019 di Lombok Epicentrum Mall (LEM). Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo dan direksi lainnya memberi keterangan resmi di kantornya, Rabu, 24 April 2019.

Mengambil tema ‘’Teken Sekarang, Besok Dapat Rumah’’, sebanyak enam pengembang yang membangun di 13 kawasan perumahan di Pulau Lombok ikut ambil bagian. Termasuk di dalamnya pengembang-pengembang kakap yang ada di NTB. Melalui expo ini, Bank NTB Syariah menginginkan penyaluran KPR Syariah sebesar Rp148 miliar dan total permohonan mencapai 1.000 orang.

‘’Event ini ditujukan bagi masyarakat NTB, atas kerjasama Bank NTB Syariah bersama REI NTB dan PPDPP. Target permohonannya ini bisa mencapai 1.000 orang selama 3 hari penyelenggaraan, dengan nilai sekitar Rp148  miliar,’’ jelas H. Kukuh.

Saat ini permintaan property terus meningkat sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Maka dari itu, ia meyakini bisa mencapai target tersebut. ‘’Permintaan property terus tinggi karena rumah menjadi kebutuhan pokok manusia sehingga akan terus dikejar,’’ imbuhnya.

Selain itu, ada juga faktor yang mendukung seperti meningkatnya kesadaran milenial, gesitnya program satu juta rumah oleh pemerintah hingga pesatnya pembangunan infrastruktur jalan, serta sarana transportasi.

Gelaran pameran ini juga memberikan promosi, kemudahan seperti: instant pre-approval (persetujuan prinsip), bebas biaya administrasi bank, subsidi uang muka sebesar Rp4 juta dan DP (uang muka) yang terjangkau mulai dari 1% sesuai dengan kemampuan nasabah.

‘’Ibaratnya, konsumen hanya bawa foto copy KTP. Data konsumen akan terkoneksi langsung dengan Dukcapil dan BI checking, maksimal 10 menit. Proses selesai dan berlanjut di pengembangnya,’’ jelas H. Kukuh.

Karena itu, ini kesempatan menarik dan jarang dilakukan. Dengan kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh BPD NTB ini untuk pembiayaan.

Kemudahan lain yang diberikan dalam kegiatan expo ini diantaranya,  melayani pembukaan tabungan Tambora iB Amanah, Taharah (Tabungan Haji Umrah) iB Amanah, Setoran dan Penarikan Tunai, Penukaran Kartu Debit GPN (Gerbang Pembayaran Nontunai), aktivasi mobile banking & SMS notifikasi, serta program Wakaf Al- Quran.

Selain itu, terdapat produk pembiayaan perumahan bersubsidi Bank NTB Syariah ‘’Tapak Sejahtera iB Amanah’’, yang merupakan pembiayaan dalam rangka kepemilikan rumah subsidi bagi MBR dari program Kementerian PUPR dan Bank NTB Syariah.

Produk pembiayaan ini memiliki fasilitas/kemudahan berupa, jangka waktu (tenor) sampai 20 tahun, bebas PPn, bebas premi asuransi, angsuran terjangkau, uang muka ringan (mulai 1%) dan tingkat margin rendah.

Event ini diharapkan akan semakin mendorong pertumbuhan bisnis bank, di mana telah menunjukkan trend positif. Ditandai dengan pertumbuhan aset yang meningkat dari periode Desember 2018 sebesar Rp7 triliun menjadi Rp8,3 triliun pada bulan Maret dan Rp8,6 triliun pada pertengahan April tahun ini.

Salah satu bentuk kesiapan Bank NTB Syariah terhadap kesuksesan program FLPP dalam event Gelegar Property Expo 2019 ini, Bank NTB Syariah menyiapkan processing center dengan 14 tenaga analis dan 10 admin pembiayaan yang di back-up oleh beberapa kantor cabang. Kemudian booth dengan nuansa modern dan futuristic  untuk mendukung kenyamanan pengunjung.

‘’Dengan beragam program dan layanan barunya, Bank NTB Syariah ingin memastikan bahwa bank daerah yang telah berusia 55 tahun ini juga layak disebut sebagai Digital Friendly Company,” demikian H. Kukuh. (bul/*)