Bank Mantap Berdayakan Nasabah dengan Budidaya Bebek

Manajemen Bank Mantap Mataram, bersama peserta pelatihan WMS Budidaya Bebek

Mataram (Suara NTB) – Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) melakukan inovasi dengan menciptakan program Wirausaha Mantap Sejahtera (WMS) dalam mendukung produktivitas, meningkatkan daya beli dan menambah nilai ekonomi masyarakat dalam rangka menumbuhkan jiwa wirausaha bagi para pensiunan PNS dan TNI/Polri.

 

Bank yang lahir dari sinergi dua BUMN, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Taspen (Persero)  ini di Mataram melaksanakan program WMS dengan melatih puluhan nasabahnya, calon pensiunan dan pensiunan membudidayakan bebek.

 

Pelatihan mulai dilakukan Selasa, 11 Desember 2018. Sebanyak 20 nasabahnya dipanggil mengikuti pembekalan teori, hingga praktik. Bank Mantap Cab Mataram menghadirkan nasabahnya yang sekaligus praktisi dibidang perunggasan (bebek) sebagai mentor.

 

Pemberian teori seputar potensi budidaya bebek. Dari pengenalan tentang bebek dan jenis-jenisnya, potensi bisnisnya, cara membudidayakannya, manajemen pakan, hingga pemasaran. Selepas pemberian teori, peserta diberikan pemahaman secara mendetail dengan praktik langsung di lapangan.

 

Kegiatan ini mendapat respon positif. Para peserta calon pensiunan dan pensiunan yang ikut program ini mantap menatap masa purnatugasnya. Mereka memiliki bekal dan ilmu praktis untuk tetap menjadi orang-orang yang produktif.

 

Kepala Cabang Bank Mantap Mataram, I. G. A. Bagus Robi Putrawan pada pembukaan pelatihan memberi motivasi kepada peserta untuk memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-sebaiknya sebagai orang-orang pilihan.

 

Sejalan dengan visi misinya, Bank Mantap ingin memberikan yang terbaik kepada calon pensiunan maupun pensiunan melalui program WMS yang sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu. WMS adalah program wirausaha yang terintegrasi antara pelatihan ide, praktik usaha, pengembangan diri dan mentoring usaha berkelanjutan. Dengan tujuan agar nasabahnya dapar berkarya membangun usaha dan hidup sejahtera di masa pensiun.

 

Robi Putrawan mengemukakan, sejak tahun 2017 hingga saat ini, telah dilakukan 42 kali pelatihan wirausaha di berbagai daerah di Indonesia. Meliputi beberapa jenis usaha. Antara lain, hidroponik, budidaya lele, ternak ayam, budidaya jamur, budidaya beras organic, sayur organic, kuliner dan kerajinan tangan.

 

“Kenapa pelatihan budidaya bebek dipilih dilaksanakan di Mataram. Karena ini jenis wirausaha yang saling berkaitan dan memberi beragam pilihan usaha bagi peserta,” kata Robi Putrawan.

 

Program WMS dengan pemberdayaan ini akan dilakukan secara komprehensif, dari hulu ke hilir. Para peserta pasca pelatihan diberi kebebasan memilih spesifikasi usaha bebek yang akan ditekuni. Apakah sebagai penyedia pakan, penetasan, penggemukan, pemotongan, ataupun pemasaran.

 

“Kita berikan pembekalan secara utuh tentang budidaya bebek. Nantinya, mau pilih fokus di bagian mana nanti silahkan. Kita kawal, antara kegiatan usaha yang satu dengan yang lain, mereka bisa saling mendukung. Sehingga tidak ada muncul persoalan susah, pakan, susah mendapatkan bibit, atau susah pasar. Kita buat konsep pemberdayaan terintegrasi,” ujarnya.

 

selain bekal ilmu, untuk permodalan? Robi Putrawan menjelaskan. Bank Mantap menyediakan pembiayaan kepada nasabahnya. Kredit maksimal hingga Rp350 juta untuk mendukung kelangsungan budidaya.  Dengan tenor maksimum 15 tahun, jatuh tempo pinjaman di usia 75 tahun dan bebas biaya adm.

 

Bank Mantap dengan pola ini menurutnya ingin menciptakan komunitas-komunitas wirausaha yang anggotanya adalah para calon pensiunan/pensiunan yang memiliki minat usaha yang sama dengan jenis usaha sesuai dengan potensi lokal. Ditahun 2018 ini, target Bank Mantap adalah 780 sampai 1000 wirausaha pensiunan binaan di 39 Kantor Cabang Bank Mantap yang tersebar di 28 provinsi.

 

Diharapkan kegiatan pemberdayaan ini menjadi dukungan nyata Bank Mantap kepada pemerintah daerah dalam menumbuhkan jumlah wirausaha.  Khususnya kepada para pensiunan diharapkan dapat menorong kemandirian, dan  memiliki keahlian dalam mengembangkan wirausahanya.

 

Program wirausaha mantap sejahtera merupakan salah satu dari 3 pilar program Bank Mantap, yaitu Mantap Sehat (meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan masyarakat, khususnya pensiunan), Mantap Aktif (mendukung penciptaan masyarakat, khususnya pensiunan yang aktif, produktif, tangguh dan bahagia) dan Mantap Sejahtera (menciptakan masyarakat, khususnya pensiunan yang mandiri dan sejahtera melalui kewirausahaan). (bul)