Bangun Infrastruktur KEK Mandalika, ITDC Peroleh Pinjaman Rp4,5 Triliun dari AIIB

KEK Mandalika (Suara NTB/dok)

Advertisement

Praya (Suara NTB) –  Dana yang dibutuhkan untuk membangun berbagai fasilitas pendukung di kawasan The Mandalika, diakui memang cukup besar mencapai hingga Rp 4,2 triliun lebih. Namun demikian, pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan mengaku kini sudah tidak pusing lagi soal anggaran. Itu setelah AIIB (Asian Infrastructure Investment Bank) menyatakan siap mendukung biaya pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dengan pola pinjaman jangka panjang.

Deputi Project Director The Mandalika, H. Adi Sujono, kepada Suara NTB, Jumat,  12 Oktober 2018, mengatakan pihak ITDC sudah mencapai kesepakatan dengan AIIB soal rencana pinjaman dana pengembangan KEK Mandalika. Di mana, kesepakatan besaran pinjaman mencapai hingga 300 juta Dollar Amerika atau setara Rp 4,5 triliun.

Hanya saja, kata Adi dari besaran pinjaman yang disiapkan pihak AIIB tersebut, kemungkinan tidak seluruhnya akan dicairkan, yakni sekitar 200 juta Dollar Amerika atau sekitar Rp3 triliun saja. Sisanya sekitar Rp 1,2 triliun akan disiapkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan pola  National Interest Account (NIA).

Ia menjelaskan, dana hasil pinjaman itu nantinya akan digunakan untuk membangun fasilitas pendukung kawasan, seperti jalan dan beberapa hotel ditambah beberapa fasilitas pendukung yang dinilai produktif. Adapun fasilitas lainnya akan dibangun menggunakan anggaran dari ITDC sendiri.

Untuk proses pengajuan pinjaman sendiri, saat ini sebenarnya sudah bisa diajukan. Namun belum diajukan oleh pihak ITDC, karena masih belum mendesak. Mengingat, fasilitas yang akan dibiayai dari dana hasil pinjaman belum dimulai. Pihaknya masih fokus pengembangan di kawasan sebelah barat dengan dana dari modal ITDC. Nanti pengembangan sudah bergeser ke wilayah tengah dan timur, barulah butuh dana yang lebih besar. ‘’Dan, itu akan menggunakan dana pinjaman. Jadi pencairan dana pinjaman tidak sekaligus. Tetapi bertahap sesuai kebutuhan yang ada,’’ terangnya.

Yang penting sekarang sebenarnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat di daerah, agar bagaimana semua pihaknya bisa bersama-sama mendukung proses pengembangan kawasan The Mandalika dengan sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban kawasan. (kir)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.