Bank Dunia Kucurkan Rp10 Triliun untuk Mandalika, Toba dan Borobudur

0
201

Mataram (Suara NTB) – Tiga kawasan pariwisata prioritas nasional yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Danau Toba dan Borobudur mendapatkan kucuran dana dari Bank Dunia sebesar Rp10 triliun. Dana sebesar itu akan dipergunakan untuk pengembangan atau pembangunan infrastruktur dasar pendukung tiga kawasan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB, Ir. Wedha Magma Ardhi, M.TP mengatakan Bank Dunia melalui Program Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Program (ITDP) mendukung dari sisi pendanaan pembangunan infrastruktur dasar. Seperti jalan, air bersih dan lainnya.

‘’Itu kemarin baru di-launching, NTB dapat untuk mendukung KEK Mandalika.  ITDP itu yang dapat tiga kawasan pengembangan pariwisata nasional, Toba, Borobudur dan KEK Mandalika. Saya dengar untuk tiga kawasan ini disediakan dana kurang lebih Rp 10 triliun,’’ ungkap Ardhi ketika dikonfirmasi Suara NTB di Mataram, pekan kemarin.

Baca juga:  Kembangkan KEK Mandalika, AIIB Kucurkan Rp3,6 Triliun untuk ITDC

Bantuan dana pembangunan infrastruktur dasar sebesar Rp 10 triliun tersebut untuk tiga kawasan. Yakni KEK Mandalika, Borobudur dan Danau Toba. Ardhi belum mengetahui besaran dana secara pasti untuk masing-masing kawasan. Namun angkanya secara keseluruhan Rp 10 triliun untuk tiga kawasan.

‘’Saya belum tahu berapa untuk KEK Mandalika. Sekarang sedang disusun perencanaannya. Untuk pembangunan infrastruktur dasar mendukung pariwisata. Bukan jalan saja termasuk air bersih,’’ terangnya.

Ia menjelaskan program ini masih dalam perencanaan. Diharapkan 2019 mendatang sudah mulai eksekusi di lapangan. Dikatakan sudah ada pertemuan antara Pemprov dengan Pemda kabupaten/kota se Pulau Lombok yang dikoordinir Balai Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR.

Baca juga:  Kembangkan KEK Mandalika, AIIB Kucurkan Rp3,6 Triliun untuk ITDC

‘’Sudah ada rapat dengan provinsi dan kabupaten/kota se-Pulau Lombok,’’ tandasnya.

Diketahui, sejumlah investor  sudah menandatangani kerjasama pembangunan tujuh hotel dan sirkuit Moto GP di KEK Mandalika. BUMN Prancis akan membangun sirkuit Moto GP dengan nilai investasi triliunan rupiah lebih.

Selain itu, sebanyak tujuh investor yang akan membangun hotel dengan investasi mencapai Rp 2 triliun lebih. Pembangunan sejumlah fasilitas tersebut ditargetkan tuntas 2018.

Beberapa hotel yang sedang dibangun antara lain Hotel Royal Tulip 250 kamar, Hotel Pullman 251 kamar, Paramount Hotel 400 kamar dan Hotel X2 sebanyak 200 kamar. KEK Mandalika yang total luasnya hampir empat kali lipat dari Nusa Dua ditargetkan selesai dikembangkan dalam waktu 10 tahun saja, dengan target 10.000 kamar. (nas)