Fasilitas UMKM KEK Mandalika, Menpar : Warga Lokal Harus Diprioritaskan

TINJAU - Menpar Arief Yahya meninjau proyek pembangunan fasilitas UMKM di kawasan Mandalika,Minggu, 16 September 2018 sore. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, Minggu, 16 September 2018 sore, meninjau langsung proyek pembangunan fasilitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kuta. Proyek yang ditargetkan rampung akhir Bulan Oktober mendatang tersebut nantinya akan bisa menampung sekitar 303 pelaku UKM.

Arief Yahya pun meminta pelaku usaha lokal sekitar kawasan harus diprioritaskan untuk mengisi fasilitas UMKM tersebut. “Fasilitas ini harus benar-benar bisa mendatangkan manfaat bagi warga lokal. Terutama warga di sekitar kawasan. Jadi warga lokal harus diprioritaskan,” tegasnya.

Adanya fasilitas tersebut, warga lokal bisa memperoleh manfaat dari keberadaan kawasan The Mandalika. Jangan sampai kemudian, warga lokal justru tidak bisa memperoleh manfaatnya, karena ketiadaan fasilitas penunjang usaha.

Ia pun mengaku cukup kagum dengan progres pembangunan fasilitas tersebut. Di mana tidak butuh satu tahun, fasilitas tersebut sudah hampir rampung. Artinya, pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola kawasan The Mandalika serius mengembangkan kawasan sebagaimana yang telah dimandatkan oleh pemerintah pusat.

Yang tidak kalah penting, sambung Menpar, pelaku UKM yang nantinya akan menempati fasilitas UMKM Mandalika tidak dilepas begitu saja. Dalam arti, ITDC juga harus membina dan mengawal usaha para pelaku UKM tersebut, baik dari sisi tata kelola usaha, termasuk dalam hal permodalannya.

“Bila perlu ITDC sampaikan ke kementerian terkait, untuk bisa membantu aspek permodalan para pelaku UKM tersebut. Sehingga para pelaku UKM tersebut ke depan bisa berkembang seiring dengan perkembangan kawasan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Kontruksi dan Operasional ITDC, I Gusti Ngurah Wirawan, mengatakan kalau fasilitas UMKM diperuntukan bagi pelaku usaha di sekitar kawasan. Itu sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo, saat meresmikan operasional KEK Mandalika Oktober 2017 lalu. “Pasti, pelaku UKM akan diprioritaskan untuk mengisi fasilitas UMKM yang ada di kawasan Mandalika ini. Karena memang itu tujuan pembangunannya,” ujarnya.

Untuk proses pembangunannya saat ini sudah hampir rampung sebagaimana kontrak yang ada, pembangunan fasilitas UMKM Mandalika tersebut selesai Bulan Oktober mendatang. Pihaknya pun berharap pada momen kegiatan Mandalika Marathon 4 November mendatang fasilitas ini bisa diresmikan pemanfaatannya. “Tanggal 20 Oktober mendatang, rencanya sudah dilakukan serah terima proyek dari pihak rekanan kepada ITDC,” imbuh Wirawan. (kir)