Pengepul Ayam Diminta Tak Mainkan Harga

Advertisement

Mataram (Suara NTB) – Para pihak diminta tak memanfaatkan situasi sekarang untuk mengambil keuntungan sebesar-besaranya. Harga ayam dipatok maksimal Rp 40.000 sekilo. “Jika tidak, Satgas Pangan akan mengambil tindakan tindakan tegas,” kata Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M. Si.

“Lima perusahaan sudah menjual ayamnya. Jadi untuk pengepul dan pedagang jangan seenaknya menaikkan harga,” imbuh kepala dinas.

Berdasarkan laporan yang dikumpulkan, hasil pemantauan di pasar tradisional wilayah Kota Mataram dijelaskan, untuk  Pasar Mandalika, saat ini sudah ada beberapa pedagang yang berjualan dengan stok di atas 50 Kg, dengan harga jual maksimal Rp50.000/Kg. ayam di pasok dari perusahaan dan peternak mandiri.

Demikian halnya di Pasar Kebon Roek, Senin kemarin mulai banyak pedagang yang menjual daging ayam broiler, dengan memperoleh ayam dari pengepul yang mengambil ayam dari peternak mandiri di wilayah Lombok Tengah dan Lombok Timur. Harga pengambilan kotor dari agen Rp29.000/Kg dan harga jual ke konsumen kisaran Rp60.000/Kg.

Sementara di Pasar Pagesangan, diketahui hanya beberapa pedagang yang menjual daging ayam broiler dengan stok minim. Harganya Rp 60.000/Kg, ayam diperoleh dari peternak mandiri di wilayah Kabupaten Lombok Timur.

Sementara hasil koordinasi dengan beberapa distributor, pihak PT. Mitra Sinar Jaya (MSJ) menyampaikan bahwa perusahaan telah memasok ayam kepada para pengepul/pemotong mulai hari Minggu tanggal 22 Juli 2018 sebanyak 16.000 ekor/ hari, dengan harga Rp24.500/Kg berat hidup. Idealnya, di pasar harganya sekitar Rp 41.000/Kg hingga Rp42.000/Kg.

Di Baling-Baling Bambu informasi di dapatkan, harga ayam hidup dilepas Rp. 25.500/Kg dan keadaan bersih pada kisaran harga Rp 37.000 – Rp. 38.000/Kg . Saat ini stok dari perusahahan ke distributor masih dijatah, sehingga stok yang tersedia sedikit dan dijual jauh lebih mahal oleh pedagang akibat banyaknya permintaan.

Sementara dari UD. Risky, pengepul dan pemotong ayam didapatkan keterangan perusahaan menjatahkan pembelian terbatas (dijatah). Beberapa perusahaan lain ditengarai belum mengeluarkan stoknya sehingga harga masih mahal, kisaran Rp50.000 – Rp55.000/Kg.

Harga daging ayam broiler di pasaran saat ini maksimal Rp65.000/Kg. karena itu, Selly tetap mengingatkan para spekulan tak main-main. (bul)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.