PLN Tak Menjamin Ramadhan Bebas Pemadaman

Mataram (Suara NTB) – Meski bulan Ramadhan, tidak ada jaminan dari PLN untuk tidak melakukan pemadaman listrik. Meski begitu, perusahaan listrik milik negara ini s berusaha agar pemadaman tidak dilakukan. Terutama saat penerangan sangat dibutuhkan.

Sistem kelistrikan Lombok memiliki daya mampu sebesar 250 Mega Watt (MW), dengan beban puncak (saat penggunaan listrik serempak) mencapai 233 MW. Artinya, cadangan listrik tersedia 17 MW. Demikian juga sistem kelistrikan Sumbawa, memiliki daya mampu sebesar 54 MW, dengan beban puncak mencapai 44 MW, tersisa 6 MW. Sementara untuk Sistem Kelistrikan Bima memiliki daya mampu 53 MW, dengan beban puncak mencapai 46 MW, tersisa 7 MW.

Secara total, sistem kelistrikan di NTB memiliki cadangan daya sebesar 30 MW. Diatas standar cadangan ideal 25 MW.

“Yang bisa menjamin itu cuma Allah. Kita gak mau takabbur. Kita berkomitmen untuk menjaga keandalan listrik,” demikian Rachmawan Primadya Setyawan, tim Humas PLN Wilayah NTB.

Jika terjadi pemadaman, secara teknis masih memungkinkan dilakukan. Yang rutin dilakukan PLN adalah pemeliharaan jaringan. Beragam jenis pemeliharaan ini diantaranya, bisa pemotongan pohon yang sudah mendekati jaringan, penambahan kapasitas trafo, atau penambahan jaringan.

Baca juga:  Listrik Sering Padam, Pelaku Pariwisata di Kuta Mengaku Dirugikan

“Ibarat motor. Kalau motor baru apa gak perlu dipelihara? Perlu dipelihara rutin juga kan? Nah, kenapa keliatan pemeliharaan sering? Karena lokasinya bergantian,” jelas Prima, panggilan akrabnya.

Kepada Suara NTB, Jumat, 18 Mei 2018, Prima menambahkan, pemadaman bisa terjadi kalau pemeliharaan jaringan, tapi ini biasanya dilakukan siang hari. Itupun jika diperlukan saja sifatnya dan rutin dilakukan. Untuk bulan puasa, biasanya pemeliharaan ditiadakan H-7 hingga H+7 lebaran.

“Petugas kami 24 jam juga siap memberikan layanan jika ada gangguan,” demikian Prima.

Dibagian lain, Fitriah Adriana, Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah NTB menyampaikan, menyambut Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H, PLN memberikan diskon Biaya Penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50% dengan maksimum potongan Rp 10 juta. Khusus rumah ibadah, potongan yang diberikan sebesar 100% atau gratis biaya penyambungan.

Baca juga:  Pemprov NTB Desak Percepat Perbaikan PLTU Jeranjang

Pelanggan dapat mengajukan tambah daya mulai dari 220 VA (Volt Ampere) – 197 kVA (kilo Volt Ampere). Selain lebih murah, kata Fitriah, pelanggan bisa mendapatkan tambahan daya listrik dengan cepat karena waktu Penambahan Daya (PD) tidak lebih dari 24 jam dan tanpa merubah kWh meter paskabayar menjadi prabayar ataupun sebaliknya.

Selama Ramadhan, pemakaian listrik masyarakat cenderung meningkat. Untuk itu PLN ingin memberikan kenyamanan melalui promo ini, dimana mereka dapat mencukupi kebutuhan daya listrik dengan biaya yang lebih murah.

Promo berlaku  mulai 17 Mei 2018 hingga 30 Juni 2018. Untuk mendapatkan kesempatan ini, pelanggan dapat langsung mendaftar ke Contact Center PLN 123 yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, email pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123, dan website www.pln.co.id. (bul)