Pesan Taksi Kini Cukup dari Genggaman

Mataram (Suara NTB) – Lombok (NTB) dikenal sebagai daerah destinasi wisata favorit dan sedang naik daun. Potensi wisata yang dimiliki berupa alam yang indah, pantai dan pegunungan, adat istiadatnya sekaligus menjadi daya tarik tersendiri. Wisatawan domestik maupun mancanegara berbondong-bondong datang pelesiran.

Untuk mendukung potensi tersebut, Blue Bird (induk Lombok Taksi) mengambil inisiatif memenuhi fasilitas penunjang pariwisata dari sektor jasa transportasi. Perusahaan penyedia jasa transportasi terbesar di Indonesia ini Rabu, 18 Januari 2017 kemarin secara resmi meluncurkan terobosan terkininya, pemesanan taksi melalui aplikasi ponsel guna mempercepat pemenuhan kebutuhan transportasi masyarakat di Lombok.

Lombok menjadi daerah ke-7 tempat peluncuran aplikasi My Blue Bird, setelah, Jakarta, Surabaya, Bali, Semarang, Medan, Bandung.

Hadirnya aplikasi ini mendapat dukungan langsung dari Pemprov NTB diwakili Kepala Dinas Perhubungan, Drs. Lalu Bayu Windya, MM, Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, Organisasai Angkutan Darat (Organda) Provinsi NTB dan para pemangku kebijakan.

Peluncuran My Blue Bird dilaksanakan di Hotel Aston Inn Mataram. Juga dihadiri langsung Direktur PT Blue Bird Tbk, Sigit P. Djokosoetono dan Manajer Pool Lombok Taksi, Amir Muslim.

Sesuai moto layanan Blue Bird yang Aman, Nyaman, Mudah, dan Personalized (ANDAL), Blue Bird selalu menciptakan berbagai inovasi dalam layanannya.

‘My Blue Bird’ merupakan penyempurnaan dari Blue Bird Taxi Mobile Reservation yang sudah dioperasikan sejak 2011 yang menjadikan Blue Bird sebagai perusahaan transportasi pertama di Indonesia, bahkan dunia yang memiliki layanan Reservasi taksi melalui aplikasi mobile.

Dengan aplikasi ini, penumpang akan semakin mudah mendapatkan layanan Taksi Blue Bird dan mengetahui keberadan taksi yang dipesan, nomor taksi, dan identitas pengemudinya.

“Dengan My Blue Bird, pelanggan dapat semakin mudah mendapatkan layanan kami yang telah terbukti memiliki standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi. Selain itu, kita juga dapat mengetahui titik keberadaan taksi yang menjemput dan saat mengantar melalui peta digital, sehingga bisa memperkirakan waktu kapan taksi akan datang dan dapat memberi kabar keberadaan pelanggan kepada kerabat. Informasi ini begitu penting, karena pelanggan dapat melakukan perencanaan perjalanan dengan aman dan akurat. Apalagi, melalui aplikasi ini, pelanggan dapat melihat estimasi biaya perjalanannya,” demikian penjelasan Sigit.

  Harga Tiket Pesawat Mahal, Damri Rencanakan Layani Angkutan Antar Provinsi

Keistimewaan lainnya, aplikasi ini dilengkapi dengan fitur ‘call driver’. Berkat fitur ini, pelanggan bisa langsung menghubungi pengemudi tanpa harus menghubungi call center untuk mengetahui keberadaan armada.

Kendati demikian, nomor telepon pelanggan tidak muncul di perangkat Mobile Data Terminal (MDT) yang ada di armada. Artinya, nomor tamu tidak diketahui oleh pengemudi, untuk menjaga privasi tamu.

Kelebihan lain, dalam waktu dekat metode pembayaran non tunai juga dapat dinikmati untuk pelanggan My Blue Bird di Lombok melalui fitur cashless payment dengan kartu kredit dan e-voucher untuk pelangan corporate. Saat ini metode pembayaran cashless sudah bisa digunakan di 6 kota; Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Bali dan Medan.

Aplikasi My Blue Bird bisa diunduh dari Apple App Store maupun Google Play. Setelah terpasang, jangan lupa membuat akun untuk verifikasi data dengan memasukkan nomor telepon dan Alamat email. Dan nantikan berbagai promo menarik dengan melakukan pemesanan taksi melalui aplikasi My Blue Bird.

Pemprov NTB dan Pemkot Mataram memberikan apresiasi diluncurkannya aplikasi My Blue Bird di NTB. Artinya, masyarakat dan wisatawan akan terfasilitasi sistem pelayanan transportasi yang lebih modern dan efisien. (bul/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here