Bupati Bupati Dompu Resmikan ‘’IKM Mart’’

Dompu (Suara NTB) – Industri Kecil Menengah (IKM) Mart Dompu resmi diluncurkan Bupati sebagai rumah promosi dan penjualan produk IKM warga Dompu. Ini merupakan IKM Mart pertama, tapi diharapkan bisa dikembangkan ke daerah lain sehingga lebih maju dan dikenal. Item produk yang dijual juga harus beragam dan terjangkau, karenanya produk – produk IKM yang ada harus didata dan dibina.

 

Bupati bersama Dandim menikmati produk jagung dicampur madu

Peresmian ‘’IKM Mart’’ Dompu, Senin, 13 November 2017, juga dihadiri anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), pimpinan SKPD, pelaku IKM, pengusaha perhotelan, BUMN dan BUMD serta tokoh masyarakat Dompu. Usai peresmian, tamu undangan langsung berbelanja produk IKM yang dijajakan dalam ‘’IKM Mart’’ yang dikelola Dekranasda Kabupaten Dompu ini.

Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas peresmian ‘’IKM Mart’’ Dompu. Terlebih ‘’IKM Mart’’ ini merupakan yang pertama di Dompu. Selama ini, dirinya terkadang dibuat minder ketika ada tamu yang hendak belanja barang khas Dompu, karena sering kali tidak bisa menunjukkan tempat penjualannya. “Karena memang selama ini belum pernah menyiapkan tempat yang memadai untuk tujuan itu,” kata H Bambang.

Para produsen IKM yang memasok produk di ‘’IKM Mart’’, Bupati berharap bisa dicarikan skema pembiayaan agar tidak bergantung pada hasil penjualan barang yang dititipkan. Ketika dibutuhkan banyak, produknya tetap tersedia. Dekranasda selaku pengelola juga dituntut mengidentifikasi produk – produk berbahan dasar lokal Dompu seperti mete, jagung, dan bahan lainnya yang belum dikemas dengan baik. “Barang – barang yang kita pasarkan di sini, harus itemnya banyak seperti di retail modern,” harapnya.

Baca juga:  Program "Yes I Do" Tingkatkan Kapasitas UMKM di Lombok Barat

Belanja di IKM Mart

Ia pun mengungkapkan, alasan penolakan terhadap retail modern masuk ke Dompu untuk memberi peluang bagi IKM dan pengusaha lokal Dompu dalam mengembangkan diri. Celah pasar ini harus dimanfaatkan dengan baik. “Kepada para pengusaha di Dompu supaya bisa menyediakan toko yang paling tidak tampilannya mendekati alfamart,” ajaknya.

Karenanya, H Bambang M Yasin berharap, ‘’IKM Mart’’ bisa mengembangkan diri sehingga bisa memiliki cabang di daerah lain termasuk di bandara Lombak untuk memasarkan produk IKM Dompu. Sehingga bisa membantu masyarakat Dompu lebih dikenal dan lebih banyak barang yang dijual kepada tamu.

Ibu Bupati bersama Ibu anggota Muspida

Ketua Dekranasda Kabupaten Dompu, Hj Eri Ariani H Bambang sebelum peresmian mengungkapkan, selama ini di Dompu kesulitan mencari oleh – oleh khas daerah. Keberadaan IKM Mart Dompu ini menyajikan produk – produk IKM Dompu, mulai dari jajan basah dan kering, produk asli dalam daerah seperti madu, susu kuda, kopi dan mete serta produk kerajinan seperti tenun, batik, dan baju. “Mudah – mudahan kehadiran bapak – bapak kepala Dinas bisa ikut mempromosikan apa yang ada di sentra oleh – oleh Dekranasda Kabupaten Dompu ke tamu – tamunya,” harap Hj Eri.

IKM Mart yang akan dibuka 12 jam sehari ini, lanjut Hj Eri diharapkan juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Sehingga produk IKM yang selama ini dititipkan di warung – warung bisa lebih maju dan berkembang.

Pengurus Dekranasda foto bersama bupati

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dompu, Muhammad, ST, MSI dalam laporannya mengungkapkan, bangunan yang dijadikan ‘’IKM Mart’’ Dompu dan diserahkan kepada Dekranasda Kabupaten Dompu sebagai pengelola ini merupakan bangunan yang dibangun dari dana alokasi khusus (DAK) Perindustrian tahun 2016 lalu untuk rumah promosi dan rumah produksi khusus tenun.

Baca juga:  Program "Yes I Do" Tingkatkan Kapasitas UMKM di Lombok Barat

Selama ini, lanjut Muhammad, hasil produk IKM di Dompu promosi dan pemasarannya dilakukan secara mandiri. Mereka menitipkan barang produksinya di toko dan rumah masing – masing. Ketika ada tamu, untuk tenun dicari di Ranggo dan Manggeasi. Tapi untuk madu carinya dari rumah ke rumah. “Dengan adanya IKM Mart, semua produk IKM mulai susu kuda, madu, tenunan dan produk olahan, baik industri pangan maupun non pangan tersedia,” katanya.

Pengurus Dekranasda melayani pembeli

Dekranasda selaku pengelola, kata Muhammad, tidak membeli produk IKM yang dipajang di ‘’IKM Mart’’. Tapi sistemnya, pelaku IKM bekerjasama dengan Dekranasda untuk promosi dan pemasarannya. Setiap pekan pelaku IKM mengecek produknya, bisa juga pengelola yang menghubungi pelaku IKM untuk memasok barang sambil membayarkan barang yang terjual. “Kita hanya menyediakan tempat, tidak membeli barangnya. Kami dengan Dekranasda hanya memfasilitasi tempat. Sedangkan barang langsung dari IKM. Ini kerjasama IKM dengan Dekranasda,” ungkapnya.

Kepala Disperindag Kabupaten Dompu ini juga mengungkapkan, ‘’IKM Mart’’ Dompu ini juga telah didaftarkan di google dan memiliki akun FB sebagai tempat promosi. Semua produk yang dipasarkan juga dipromosikan melalui media sosial. “Mudah – mudahan dengan dilaunching IKM Mart, para IKM dapat meningkatkan produknya. Dengan sendirinya, apabila produk IKM meningkat, saya yakin mereka akan memberi kesempatan tenaga untuk membantu mereka dalam memproduksi, sehingga dapat mengurangi kemiskinan di Kabupaten Dompu,” terangnya. (ula/*)