DBH NTB Turun Rp 217 Miliar

Mataram (Suara NTB) – Alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) untuk NTB pada 2018 mendatang turun sebesar Rp 217 miliar lebih dibandingkan tahun 2017.  DBH yang diperoleh Pemprov maupun Pemda kabupaten/kota di NTB mengalami penurunan bervariasi, belasan hingga puluhan miliar.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB, Taukhid, SE, M.Sc.IB., MBA menyatakan, turunnya DBH yang diperoleh provinsi dan kabupaten/kota tersebut akibat penerimaan negara yang juga berkurang. Meskipun DBH yang diperoleh Pemda kabupaten/kota mengalami penurunan.

Namun secara umum dana transfer ke masing-masing kabupaten/kota dan provinsi mengalami peningkatan. Pasalnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana desa mengalami peningkatan.

‘’Secara total alokasi transfer daerah dan dana desa ke NTB dari 2016 – 2018 mengalami peningkatan,” kata Taukhid saat pemaparan perkembangan realisasi APBN di Provinsi NTB sampai 31 Oktober 2017 di Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB, Kamis, 9 November 2017.

Baca juga:  Gubernur NTB Terima DIPA dan TKDD dari Presiden

Taukhid menyebutkan, DBH yang diperoleh 11 Pemda di NTB pada 2018 sebesar Rp 1,113 triliun. Sementara pada 2017, DBH yang diperoleh seebsar Rp 1,331 triliun. Artinya, ada penurunan DBH sebesar 16,36 persen atau Rp 217,8 miliar

lebih jika dibandingkan tahun 2017.

Dirincikan, Pemprov NTB semula pada 2017 memperoleh DBH sebesar Rp 493,1 miliar lebih menurun menjadi Rp 463,5 miliar pada 2018. Kabupaten Bima memperoleh DBH sebesar Rp 35,5 miliar lebih pada 2018. Sementara itu, pada 2017, Pemprov memperoleh DBH sebesar Rp 53,4 miliar lebih.

Kabupaten Dompu semula mendapatkan DBH sebesar Rp 48,2 miliar lebih. Pada tahun 2018, DBH yang diperoleh Dompu hanya sebesar Rp 37,3 miliar. Lombok Barat, semula pada tahun 2017 mendapatkan DBH sebesar Rp 51,2 miliar lebih, berkurang menjadi Rp 39,1 miliar pada 2018.

Baca juga:  OPD Penunggak Kerugian Keuangan Daerah Dapat Peringatan

Selanjutnya Lombok Tengah, semula mendapatkan DBH sebesar Rp 54,3 miliar pada 2017, berkurang menjadi Rp 41,7 miliar pada 2018. Lombok Timur, pada tahun ini mendapatkan DBH sebesar Rp 52,5 miliar, berkurang menjadi Rp 43,6 miliar pada 2018 mendatang.

Kabupaten Sumbawa, pada tahun ini memperoleh DBH sebesar Rp 64,2 miliar lebih, berkurang menjadi Rp 53,8 miliar lebih. Kota Mataram, semula mendapatkan DBH sebesar Rp 76,6 miliar. Berkurang menjadi Rp 64,4 miliar pada 2018.

Kota Bima, semula memperoleh DBH sebesar Rp 48,8 miliar pada 2017. Berkurang menjadi Rp 40,9 miliar pada 2018. Kabupaten Sumbawa Barat semula mendapatkan Rp 344 miliar lebih, berkurang menjadi Rp 259,1 miliar lebih. Dan Lombok Utara, semula memperoleh DBH sebesar Rp 44,6 miliar. Berkurang menjadi Rp 34,1 miliar pada 2018 mendatang. (nas)