Harga Beras Kualitas Super di NTB Paling Murah se-Indonesia

Mataram (suarantb.com) – Harga beras kualitas super I di  NTB pada hari ini, Selasa, 11 April 2017 terpantau sebesar Rp 9.500 per kg. Berdasarkan monitoring harga di website Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) nasional, harga beras tersebut terpantau paling murah se-Indonesia.

Terpantau, harga beras kualitas super I paling mahal di Indonesia terdapat  di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp. 17.050 per kg dan Kalimantan Tengah sebesar Rp 16.000 per kg. Sedangkan harga termurah setelah NTB adalah  Provinsi Gorontalo Rp 10.500 per kg.

Harga beras kualitas super I di NTB sebesar RP 9.500 per kg tersebut mengalamai penurunan 1,55 persen atau Rp 150 dari hari sebelumnya yakni sebesar Rp 9.650 per kg.

Baca juga:  Bulog Tawarkan Beras Fortivikasi, Apa Keunggulannya?

Berdasarkan monitoring harga antar daerah di provinsi NTB, harga beras kualitas super I seharga Rp 9.500 tersebut terpantau sama pada  tiga pasar  yang ada di NTB, yakni di Pasar Kebon Roek dan Pasar Mandalika di Kota Mataram, dan Pasar Amahami di Kota Bima.

Selain beras kualitas super I, harga beras kualitas bawah I dan kualitas medium I juga terpantau paling murah se-Indoensia. Dengan harga masing-masing beras kualitas bawah I Rp 8000 per kg dan beras kualitas medium I Rp 8.500 per kg.

Baca juga:  Bulog Tawarkan Beras Fortivikasi, Apa Keunggulannya?

Sebelumnya, Kepala Kantor Perwakilan BI NTB Prijono mengatakan sebagai upaya monitoring harga antar daerah di Provinsi NTB, telah dilakukan proses penambahan pasar di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS).

“Selain di Kota Mataram dan Kota Bima, pasar yang akan ditambah yaitu pasar di Kabupaten Lombok Timur dan  Kabupaten Sumbawa. Nanti semua masyarakat bisa akses website PIHPS untuk monitoring harga,” ujar Prijono.

Menurut Prijono, BI dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)  NTB telah menyusun berbagai program dalam pengendalian inflasi daerah selama tahun 2017. (hvy)