2018, Pergerakan Investasi di Samota Dimulai

Mataram (Suara NTB) – Investasi di Pulau Sumbawa masih terbilang minim, jika dibandingkan dengan investasi di Pulau Lombok. Rencananya mulai tahun 2018, berbagai macam investasi akan masuk di Pulau Sumbawa. Salah satunya di kawasan Samota (Saleh, Moyo, Tambora). Investor sudah melihat adanya potensi untuk mengembangkan kawasan ini.

“Pada pembukaan Festival Pesona Tambora di Jakarta itu ada seminar juga tentang potensi Pulau Sumbawa. Menko Manritim memastikan tahun 2018 investasi akan masuk di kawasan Samota, terutama Teluk Saleh. Ini menjadi lampu hijau untuk kita bisa terus kembangkan potensi disana,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB H. L. Moh. Faozal, S.Sos, M.Si, di Mataram, Jumat, 24 Maret 2017.

Investasi yang akan dilakukan di Pulau Sumbawa cukup beragam. Faozal berharap masyarakat Sumbawa dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk lebih memperkenalkan tentang potensi pariwisata maupun potensi bisnis di pulau tersebut.

“Pulau Sumbawa itu luas, pengembangannya dilakukan secara bertahap. Karena kalau melihat potensinya itu tidak kalah juga dengan Lombok. Fasilitas dan infrastruktur juga perlu untuk dilengkapi. Karena itu menjadi salah satu pertimbangan investor mau menanamkan modalnya,” kata Faozal.

Ia mengatakan perlunya melakukan penguatan pergerakan investasi di Pulau Sumbawa di semua bidang. Sebab semua sektor akan berkaitan satu sama lain. Misalnya sektor bisnis yang tidak dapat dijauhkan dengan sektor pariwisata. Ia berharap sektor pariwisata dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Terutama masyarakat yang berada di lingkar destinasi.

“Kita berharap sektor pariwisata ini mampu memberikan nilai lebih bagi masyarakat. Sehingga perekonomian disana bisa lebih baik. Dengan adanya investasi ini juga kita berharap bisa menggenjot pendapatan masyarakat. Ini tentu saja harapan kita semua,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat di sekitar Samota dapat terlibat langsung pada investasi tersebut. Sehingga masyarakat bisa merasakan dampak dan manfaat dari adanya investasi yang dilakukan di sekitar tempat tinggalnya.

“Memang investasi itu untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Tentu saja kita berharap masyarakat bisa merasakan secara langsung manfaatnya,” harapnya. (lin)