Ini 12 Proyek Strategis yang Diusulkan TGB ke Presiden Jokowi

Mataram (suarantb.com) – Ada 12 proyek strategis yang diusulkan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Proyek ini bertumpu pada pengembangan pariwisata dan ketahanan pangan nasional. Melalui pengembangan infrastruktur, transportasi dan pendukung ketahanan pangan.

Berikut penjelasan Kepala Bappeda NTB, Ridwan Syah mengenai proyek-proyek strategis tersebut.

  1. Pembangunan bypass dari BIL ke Kuta Mandalika sepanjang 25 kilometer untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan ke Mandalika. Proyek ini diperkirakan membutuhkan dana Rp 1,7 triliun.
  2. Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kawasan Mandalika membutuhkan dana sekitar Rp 200 miliar.
  3. Pelebaran jalan lingkar utara mulai dari Pemenang-Sembalun sepanjang 80 kilometer, yang membutuhkan dana sekitar Rp 700 miliar. Dengan pelebaran jalan ini, semakin mempermudah akses dari Mandalika ke Geopark Rinjani.
  4. Pembangunan jalan lingkar selatan Pulau Lombok, mulai dari Lembar-Sekotong-Mandalika hingga Pantai Pink sepanjang 177 kilometer. Dengan kebutuhan dana sekitar Rp 3,4 triliun. Ini untuk memudahkan akses ke Mandalika melalui Pelabuhan Gili Mas.
  5. Perpanjangan landasan pacu BIL dari 2.750 menjadi 3.000 meter, agar bisa menampung pesawat besar dan mendukung embarkasi haji. Membutuhkan dana sekitar Rp 250 miliar, dan sudah disanggupi Menhub dan Menteri BUMN. Kemudian akan dianggarkan melalui Angkasa Pura di 2018.
  6. Pembangunan jalan bypass dari Pelabuhan Lembar-Mataram-Labuhan Lombok sepanjang 103,5 kilometer. Pembangunan ini dijanjikan Presiden pada Hari Pers Nasional 2016, dengan usulan biaya sekitar Rp 4,7 triliun.
  7. Pembangunan jalan kawasan Samota atau jalan lingkar utara Pulau Sumbawa sepanjang 188,45 kilometer dengan nilai sekitar Rp 2 triliun.
  8. Perpanjangan landasan pacu Bandara Sultan Salahudin Bima, yang akan mulai dibangun 2018 mendatang. Perkiraan dana yang dibutuhkan Rp 200 miliar.
  9. Pembangunan Pelabuhan Kilo di Kabupaten Dompu dengan nilai sekitar Rp 400 miliar. Untuk menunjang ekspor jagung dari Dompu ke luar daerah bahkan hingga ke luar negeri seperti Filipina dan Vietnam.
  10. Pembangunan dua dermaga penyebrangan ferry, yaitu di Pelabuhan Ai’ Bari (Sumbawa) dan Pelabuhan Calabai (Dompu) untuk mendukung konektivitas di Pulau Sumbawa.
  11. Pembangunan Bendungan Bringin Sila di Sumbawa, yang membutuhkan dana sekitar Rp 1,4 triliun.
  12. Pembangunan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, yang akan membutuhkan dana sekitar Rp 1,5 triliun.
Baca juga:  Deviasi Serapan Fisik APBD NTB Capai 19,25 Persen

Jadi saat ini NTB membutuhkan total Rp 16 triliun lebih untuk menurunkan angka kemiskinan melalui perbaikan infrastruktur ini. Jumlah yang sangat fantastis, semoga bisa terwujud. (ros)