97.021 Warga NTB Menganggur

Ini Langkah Disnakertrans Kurangi Angka Pengangguran

Mataram (suarantb.com) – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) akan melakukan langkah-langkah yang dapat menurunkan angka pengangguran di NTB. Kepala Disnakertrans NTB, Drs. H. Wildan mengungkapkan, sesuai data BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di NTB pada Agustus 2016 sejumlah 3,94 persen. Jumlah ini mengalami penurunan 1,75 persen dibandingkan kondisi Agustus 2015.

“Tingkat Pengangguran Terbuka kita 3,94 persen, sekitar 97 ribuan di Agustus 2016. Nanti kita lihat lagi, apa musim hujan ini berdampak pada TPT kita, nanti kita tunggu rilis BPS yang baru,” ujarnya, Senin, 13 Februari 2017.

Secara keseluruhan jumlah pengangguran di NTB berjumlah sekitar 97.021 orang pada Agustus 2016. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 31.355 orang (1,75 persen) jika dibandingkan dengan keadaan Agustus 2015.

Baca juga:  Pengangguran di NTB Diharapkan Masuk Program Kartu Prakerja

Wildan mengaku bahwa penurunan angka pengangguran ini ke depannya akan terus digenjot. Berbagai langkah dan upaya akan dilakukan, salah satunya adalah dengan menggelar pameran bursa kerja (job fair) yang dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja. Di tahun 2017 ini, job fair akan diselenggarakan sebanyak dua kali, yakni di awal tahun dan akhir tahun.

Ditanyai terkait target serapan tenaga kerja, Wildan mengaku job fair dapat menyerap tenaga kerja di atas ribuan orang. Namun, meskipun tidak sepenuhnya dapat menyerap seluruh tenaga kerja, penyelenggaraan job fair dinilai efektif dalam mempercepat pengurangan angka pengagguran. Pihaknya juga akan memantau perkembangan para tenaga kerja yang telah direkrut oleh perusahaan tersebut.

Selain job fair, Wildan menuturkan bahwa pihaknya telah merencanakan 10 paket bursa kerja khusus. Target BKK sendiri adalah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Selain itu, program pembinaan tenaga kerja mandiri juga akan terus dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas dan produktifitas para tenaga kerja, khususnya para wirausahawan muda.

Baca juga:  Pengangguran di NTB Diharapkan Masuk Program Kartu Prakerja

Sesuai dengan data BPS, penurunan angka pengagguran di atas, disebabkan oleh bertambahnya jumlah angkatan kerja sejumlah 208.452 dari total sekitar 2.464.331 angkatan kerja Agustus 2016. Peningkatan jumlah angkatan kerja ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 239.807 orang.

Jika dilihat dari penurunan TPT 2016, TPT Universitas mengalami penurunan yang cukup sigifikan yaitu dari 8,19 persen pada agustus 2015 menjadi 2,58 persen di tahun 2016. Sedangkan TPT SMK mengalami kenaikan dari 10,90 di tahun 2015, menjadi 11,28 pada 2016. (hvy)