Harga Cabai Rawit di Mataram Tembus Rp 150 Ribu

Advertisement

Mataram (suarantb.com) – Harga cabai rawit terpantau masih tinggi di beberapa pasar tradisional di Mataram. Berdasarkan pantauan suarantb.com, Jum’at, 10 Februari 2017, harga cabai rawit berada dikisaran Rp 150 ribu per kilogram.

“Harga cabai masih ndak turun, masih Rp 130 – 150 ribu per kilogram. Kalau normalnya padahal sekitar Rp 35 – 40 ribu” ungkap Adi, salah seorang pedagang sayuran di pasar tradisional Pagesangan.

Menurutnya, kenaikan harga cabai kali ini berlangsung cukup lama. Ia mengatakan  kondisi cuaca seperti  hujan disertai angin kencang  sejak Januari lalu menyebabkan tingginya harga cabai hingga saat ini.

Di pasar Kebon Roek Ampenan, harga cabai rawit berada dikisaran Rp 140-150 ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah berada di kisaran Rp 50-60 ribu per kilogram. Menurut Wati, salah seorang pedagang sayuran menuturkan, terdapat beberapa sayuran yang juga mengalami kenaikan harga seperti terong kecil dan kol.

Hujan yang mengguyur wilayah NTB dalam beberapa pekan terakhir, membuat harga cabai semakin melambung. Terutama karena mayoritas daerah sentra produksi cabai  seperti Sembalun di Lombok Timur, terkena dampak dari cuaca buruk tersebut. Akibatnya, banyak petani yang gagal panen, sehingga harga yang sampai di pasaran menjadi semakin tinggi.

Namun demikian, Kepala Dinas Perdagangan NTB, HJ Putu Selly Andayani menekankan bahwa yang terpenting saat ini adalah ketersediaan stok cabai di pasaran masih tersedia. Meskipun, pihaknya masih terus berusaha agar harga dapat stabil kembali. (hvy)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.