Potensi Pengembangan Teluk Saleh Bernilai Rp 11,6 Triliun

Mataram (suarantb.com) – Kawasan Teluk Saleh mulai dicanangkan menjadi kawasan pengembangan budidaya bagi industri perikanan. Kawasan yang memiliki potensi dari hasil tangkap serta pengolahan ini, diperkirakan bernilai sebesar 11,6 triliun.

“Meskipun belum mendapat tanggapan dari kementerian, tapi sudah ditandatangani oleh Gubernur,” ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Ir. L. Hamdi, M.Si saat ditemui oleh suarantb.com di kantornya pada 30 Januari 2017.

Dari seluruh kawasan yang ada, sekitar 25% kawasan dari sektor ini telah dimanfaatkan dari hasil tangkap serta budidaya baik rumput laut, mutiara dan kerapu.

Pengembangan Teluk Saleh ini sendiri, kedepannya akan melibatkan berbagai macam pihak dan sektor. Termasuk sumber dana yang akan mendukung percepatan pengembangan kawasan tersebut.

“Kita harapkan dana pendukung dari kementerian. Terutama dalam rangka pengembangan kawasan Teluk Saleh sebagai pengembangan industri perikanan,” ujarnya.

Selanjutnya, koordinasi lanjutan juga akan dilaksanakan untuk membentuk tim yang akan bertanggung jawab untuk rancangan pengembangan lanjutan, seperti halnya pengembangan pariwisata.

Sebagai kawasan yang tergabung dalam wilayah Samota (Saleh-Moyo-Tambora), kawasan Teluk Saleh diharapkan mampu menjadi nilai tambah khususnya bagi peningkatan perekonomian di sektor kelautan dan perikanan di NTB. (hvy)