Bappeda Kantongi Data Terpadu Jumlah Penduduk Miskin NTB

Mataram (suarantb.com) – Kepala Bappeda NTB, Ridwan Syah mengaku sudah mengantongi data terpadu jumlah penduduk miskin di NTB. Data nama dan alamat (by name by address) tersebut akan menjadi acuan perencanaan kegiatan pengentasan kemiskinan pada 2017 mendatang.

“Kita punya data terpadu soal penduduk miskin by name by address. Namanya siapa, alamatnya dimana. Ini yang akan kita padukan dengan kegiatan nanti. Supaya program kegiatannya secara kewilayahan pas,” terangnya ditemui di Kantor Gubernur NTB usai menghadiri sosialisasi TP4D, Senin, 24 Oktober 2016.

Saat ini pihaknya tengah menyusun program kegiatan yang langsung merujuk pada kemiskinan. Karena di sektor ini ada 19 SKPD yang berperan. “Jadi harapannya di anggaran 2017 seluruh program kegiatan itu lebih kita khususkan soal kemiskinan dan infrastruktur. Misalnya jalan, baru tercapai 70 persen,” jelasnya.

Berdasarkan pesan Gubernur NTB, Bappeda memang diminta untuk melakukan konsolidasi perencanaan demi memfokuskan program pengentasan kemiskinan. Efektivitas anggaran kemiskinan Rp 800 miliar pada 2016 masih dalam pengkajian.

Menurut Ridwan, besar atau kecilnya anggaran tidak bisa menjadi tolok ukur keberhasilan. “Soal kemiskinan tidak bisa berpatokan pada anggaran. Anggaran banyak kemiskinan turun, anggaran sedikit kemiskinan bertambah? Kemiskinan itu kan multi sektor,” terang mantan Kepala Dishubkominfo NTB ini.

Mengenai jumlah anggaran pengentasan kemiskinan 2017 diharuskan mengalamipeningkatan. Untuk itu, Bappeda berencana fokus pada kegiatan yang berkaitan dengan kemiskinan. Ada pula kegiatan yang harus ditunda terlebih dulu.

“Kemiskinan kan dimensinya banyak, baik infrastruktur, bantuan kesehatan, macam-macamlah. Kita lebih fokus di 2017, tinggal 2 tahun anggaran RPJMD ini,” tambahnya. Sama dengan 2016, pada 2017 target pengentasan kemiskinan yang ditetapkan satu persen per tahun. (ros)

  24.165 Peserta Lampaui ‘’Passing Grade’’, NTB Tunggu Penetapan Panselnas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here