Komisi VII DPR RI Kawal Janji AMNT Bangun Smelter di Sumbawa

Mataram (Suarantb.cim) – Anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi masalah pertambangan dan energy, Dr. H. Kurtubi mengatakan pihaknya akan tetap mengawal pembangunan smelter di lokasi tambang batu hijau, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang akan dilakukan  PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). AMNT sudah berjanji di hadapan Komisi VII DPR RI untuk membangun smelter di lokasi tambang sesuai perintah dari undang-undang tentang pertambangan.

“Dalam kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI pada tanggal 24 November lalu ke lokasi tambang PT. Amman di KSB, direksi dan stakeholders berjanji untuk membangun smelter di Pulau  Sumbawa,” ujar Kurtubi, Sabtu, 10 Desember 2016.

Anggota DPR RI Dapil NTB ini mengatakan janji AMNT untuk membangun smelter tersebut merupakan langkah maju. Keputusan itu dinilainya sebagai salah satu kebijakan penting yang memang harus segera diambil oleh AMNT. Sementara untuk janji pembangunan smelter, lanjut Kurtubi, pihaknya akan tetap berupaya untuk terus mengawal janji tersebut sampai nantinya benar-benar terealisasi.

Kurtubi mengaku sangat gembira dengan langkah yang diambil AMNT. Pasalnya, PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) selaku pemilik lama perusahaan tambang tersebut tidak pernah setuju untuk membangun smelter di Pulau Sumbawa. Untuk itu,  selaku anggota Komisi VII DPR RI dan bagian dari masyarakat NTB, Kurtubi sangat mengapresiasi rencana pembangunan smelter oleh AMNT tersebut.

“Saya selaku pimipinan kunker tersebut,  karena Ketua Komisi VII yang mestinya memimpin kunker, sedang berhalangan, menyambut gembira rencana pembangunan smelter di Pulau Sumbawa itu. Oleh karena itu saya sebagai anggota Komisi VII  DPRRI Dapil NTB mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh pemilk baru itu,” ujar politisi Partai Nasdem ini.

Ia meyakini, dengan dibangunnya smelter nantinya bisa memberikan dampak positif untuk kemajuan daerah dan juga kesejahteraan masyarakat NTB. Ia menyebutkan salah satu indikator kemajuan tersebut yakni semakin terbukanya lapangan kerja baru. “Smelter ini nantinya akan dapat menciptakan lapangan kerja  dan dapat memberikan multiplier effect, yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat NTB, khususnya di Pulau Sumbawa,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen Komisi VII DPR RI terkait hal tersebut, Kurtubi menegaskan akan terus mengawal janji pembangunan tersebut sampai terealisasi. Salah satunya seperti yang baru-baru ini dilakukan dalam rapat kerja Komisi VII dengan Dirjen Minerba, PT Freeport Indonesia dan PT Petrokimia Gersik. Terakhir, Kurtubi menegaskan jika pihaknya tidak ingin pembangunan  smelter tersebut bernasib sama seperti saat dikuasai oleh PTNNT.

“Karena PT NNT tidak pernah mau mengolah konsentratnya di dalam negeri. Sehingga Newmont pada dasarnya tidak pernah berencana untuk membangun smelter di Sumbawa,” pungkasnya. (ast)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.