Ekonomi NTB Triwulan II Tumbuh 4,68 persen

I Gusti Lanang Putra (Suara NTB/Bul)

Mataram (Suara NTB) – Ekonomi Provinsi NTB pada triwulan II-2021 dibandingkan triwulan II-2020 (y on y) tumbuh 4,68 persen. Pertumbuhan tersebut didukung oleh tumbuhnya berbagai kategori lapangan usaha pada Triwulan II-2021 dibandingkan Triwulan II-2020.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Koordinator Fungsi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, I Gusti Lanang Putra, Kamis, 5 agustus 2021 kemarin menjelaskan,  Pertumbuhan tertinggi dialami Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 64,20 persen; diikuti Kategori Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh 59,62 persen; dan Kategori Konstruksi yang tumbuh 15,48 persen.

Iklan

Kondisi ini menunjukkan mulai pulihnya ekonomi NTB secara y on y di tengah pandemi Covid 19. Ekonomi Provinsi NTB tanpa pertambangan bijih logam pada triwulan II-2021 (y on y) tumbuh sebesar 5,68 persen. Dilihat dari penciptaan pertumbuhan, sumber pertumbuhan tertinggi pada ekonomi Provinsi NTB triwulan II-2021 (y on y) diberikan oleh Kategori Transportasi dan Pergudangan sebesar 1,90 persen.

Selanjutnya Kategori Konstruksi sebesar 1,30 persen, Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 0,62 persen, dan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi NTB Triwulan II Tahun 2021 3 Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,60 persen.

Sementara struktur ekonomi Provinsi NTB triwulan II-2021 didominasi oleh Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; diikuti Kategori Pertambangan dan Penggalian; dan Kategori Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dengan peran masing masing sebesar 25,10 persen; 16,27 persen; dan 14,23 persen.

Selanjutnya Kategori Konstruksi; dan Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib memiliki peran masing-masing sebesar 8,89 persen dan 6,97 persen. Peranan kelima lapangan usaha tersebut mencapai 71,45 persen terhadap total PDRB Provinsi NTB. Perekonomian Provinsi NTB yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2021 mencapai Rp35,44 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp24,19 triliun.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2021 Terhadap Triwulan I-2021 (q to q) Pertumbuhan ekonomi Provinsi NTB triwulan II-2021 terhadap triwulan I-2021 diwarnai faktor musiman pada Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan. Terjadinya pergeseran panen pada Subkategori Tanaman Pangan menyebabkan Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 17,92 persen.

Pertumbuhan tertinggi kedua terjadi pada Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 17,40 persen; kemudian Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 8,87 persen; dan selanjutnya Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 6,41 persen.

Dari 17 (tujuh belas) kategori lapangan usaha yang ada, sebanyak 15 (belas) kategori lapangan usaha mampu tumbuh secara q to q. Kondisi ini menunjukkan adanya pemulihan ekonomi NTB secara bertahap di tengah tekanan pandemi covid 19. Ekonomi Provinsi NTB pada triwulan II-2021 mampu tumbuh hingga 6,63 persen (q to q). Adapun pertumbuhan ekonomi tanpa subkategori pertambangan bijih logam pada triwulan II-2021 (q on q) sebesar 8,19 persen. (bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional