Ekonomi di Tengah Pandemi, Bupati Akui Belanja Pemerintah Jadi Harapan Masyarakat

Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy bersama Kepala KPPN Selong Yuspartinah dan Sekda Lotim H. M. Juaini Taofiq. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. M. Sukiman Azmy menyatakan, di tengah situasi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) saat ini, belanja pemerintah menjadi harapan utama masyarakat untuk menggerakkan perekonomian. Minus pertumbuhan ekonomi diharapkan bisa terbantu melalui belanja dari dana pemerintah.

Demikian dikemukakan Bupati Lotim saat menerima kunjungan kunjungan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Selong, Yuspartinah di Kantor Bupati Lotim, Jumat, 25 Juni 2021. Orang nomor satu di Lotim berharap kerjasama yang sudah baik antara KPPN Selong dengan Pemda Lotim dipertahankan.

Iklan

Pemda bersama Kepala KPPN sebelumnya, Endah Purborini, menggenjot agar mempercepat realisai anggaran. Berkat komunikasi dan koordinasi yang baik, Lotim pernah menduduki peringkat ke-3 terbaik di Indonesia perihal serapan anggaran.

Kepala KPPN Selong, Yuspartinah menyoroti soal masih lemahnya DAK dan Dana Desa. Hingga 24 Juni 2021 lalu, dari 25 bidang/sub bidang telah tersalur DAK Fisik Tahap I untuk 17 bidang/sub bidang sebesar Rp 39,7 miliar atau 14 persen dari pagu Rp 282,9 miliar. Sementara untuk kontrak,  dalam kurun waktu yang sama, 20 bidang/sub bidang telah melakukan perekaman data kontrak melalui aplikasi (OMSPAN) senilai Rp 159,7 miliar, 56,47 persen.

Yuspartinah mengingatkan batas akhir perekaman data kontrak adalah 21 Juli. Diingatkan pula untuk Dana Desa telah tersalur sebesar Rp 139,7 miliar atau 44,40 persen dari pagu Rp 314,8 miliar. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional