Efek Covid-19, Penumpang di BIZAM Turun Drastis

Kondisi penumpang di BIZAM selama tahun 2020 turun drastis.(Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Jumlah penumpang pesawat terbang di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) selama tahun 2020 kemarin, tercatat hanya 1,28 juta orang. Jumlah tersebut turun drastis sekitar 55,8 persen jika dibandingkan dengan jumlah penumpang pesawat pada tahun 2019 lalu. Pandemi Covid-19 yang melanda, jadi faktor penyebab utamanya.

Namun demikian, menjelang akhir tahun lalu memasuki triwulan IV tren penumpang kian positif. Dimana jumlah penumpang pesawat tumbuh sampai 72 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Dari 204.632 penumpang pada periode Juli hingga September 2020. Naik menjadi 351.833 penumpang pada kurun waktu Oktober hingga Desember 2020.

Iklan

Begitu pula dari sisi pergerakan pesawat dan kargo juga menunjukkan tren yang sangat positif pada tiga bulan terakhir di tahun 2020 lalu. Pergerakan pesawat naik 52,6 persen dari 2.904 pergerakan menjadi 4.434 pergerakan. Sedangkan kargo meningkat 25,8 persen dari 2,1 juta kilogram menjadi 2,7 juta kilogram kargo di triwulan terakhir.

“Tren positif lalu lintas angkutan udara ini sebenarnya mulai tampak sejak Juli 2020,” aku General Manager (GM) PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), Nugroho Jati, Rabu, 6 Januari 2021. Hal itu menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi udara. Setelah sebelumnya industri aviasi sempat lesu akibat pandemi Covid-19.

Namun kalau jika membandingkan dengan jumlah penumpang, pergerakan pesawat hingga kargo sepanjang tahun 2019 lalu jelas masih jauh. Dari 2,9 juta penumpang turun menjadi hanya 1,28 juta penumpang ditahun 2019. Begitu pula pergerakan pesawat dan kargo turun 48,7 persen dan 20,2 persen. Dari 28.578 pergerakan pesawat dan kargo sebanyak 9,3 juta kilogram, menjadi hanya 14.639 pergerakan pesawat dan 7,4 juta kilogram kargo.

Kendati terdapat penurunan pergerakan dari semua aspek, tidak mengurangi komitmen PT. AP I LIA dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa bandara. Terbukti, selama tahun lalu BIZAM berhasil mencatatkan zero accident operasional penerbangan. Itu semua tercapai berkat dukungan semua elemen di daerah ini.

“Kami selaku pengelola bandara juga senantiasa terus menerapkan protokol kesehatan dan prosedur pelayanan dalam masa adaptasi kebiasaan baru di Bandara Lombok. Dukungan dan peran serta semua pihak diperlukan agar tercipta penerbangan yang selamat, aman, dan sehat,” pungkas Jati. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional