Dukungan Terus Mengalir, Relawan Ahyar-Mori akan Kawal Ketat Perolehan Suara

Mataram (Suara NTB) – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, TGH. Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi, SE, M.Comm (Ahyar-Mori) belum berhenti menggalang dukungan. Meski di atas kertas sudah mengantongi keunggulan atas kandidat lainnya, namun duet yang diusung mayoritas kekuatan politik di NTB ini masih terus menggalang dukungan.

Tidak heran jika seiring bertambah dekatnya hari pemungutan suara, dukungan terus mengalir dari berbagai kelompok masyarakat. Khususnya, kelompok masyarakat di Lombok Tengah dan di Lombok Timur.

Iklan

“Karena segenap tuan guru seperti Tuan Guru Bagu, pendiri pesantren di Lombok yang santrinya berjumlah lebih dari 50 ribu orang, serta tokoh-tokoh kunci di Lombok Tengah dan juga di Lombok Timur sudah serentak dukung Ahyar-Mori,” ujar Juru Bicara Mori Hanafi, Mutiah Murni, SH, M.Kn melalui rilis yang diterima Suara NTB, Kamis, 21 Juni 2018.

Menurut Muti – demikian ia biasa disapa – fenomena yang sama juga terjadi di daerah Lombok Barat, KLU, Mataram dan juga tokoh tokoh kunci yang berpengaruh di Pulau Sumbawa.

“Yang paling dahsyat lagi adalah dukungan dari barisan AMPHIBI sangat mempengaruhi pilihan masyarakat NTB,” ujarnya.

Dukungan dari AMPHIBI ini menurutnya cukup memberikan angin segar karena banyak masyarakat yang pilihannya ngambang, kini semakin yakin untuk secara serentak mendukung Ahyar-Mori. “Masyarakat berhitung cerdas, daripada suara sia sia lebih baik mendukung Ahyar-Mori yang unggul, berpeluang besar untuk menang,” imbuhnya.

Muti menambahkan, selain karena Ahyar-Mori unggul dari paslon lain, pertimbangan masyarakat Lombok Tengah dan juga Lombok Timur sudah sangat cerdas menilai paslon Ahyar-Mori adalah yang terbaik dari yang baik.

“Karena NTB Untuk Semua merupakan misi mulia yang hendak dibangun oleh paslon Ahyar-Mori. Program-program Ahyar-Mori pun dinilai mantap memenuhi harapan akan terwujudnya NTB yang beriman, berbudaya dan sejahtera,” ujarnya.

Muti pun menanggapi berkembangnya sejumlah isu yang dihembuskan kubu lawan jelang pemungutan suara ini. Menurutnya, perkembangan terakhir, khususnya di Lombok Tengah dan Lombok Timur rupanya telah melahirkan kepanikan bagi pesaing. Tak heran, baru-baru ini mereka mulai melancarkan kampanye negatif.

Kampanye kubu lawan ini, menurutnya sangat berkebalikan dengan fakta bahwa semakin banyak elemen masyarakat di Pulau Lombok dan Sumbawa yang justru bergabung dengan pasangan Ahyar-Mori.

“Semakin mendekati hari pemilihan dukungan masyarakat semakin membludak, kemenangan Ahyar-Mori sudah tidak terbendung lagi, sebuah perjuangan besar menuju kemenangan NTB Untuk Semua,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, sejumlah relawan pasangan Ahyar-Mori juga mengaku tidak ingin terbuai dengan capaian mereka sejauh ini. Meski diunggulkan di sejumlah survei, namun tim pemenangan pasangan Ahyar-Mori akan terus mengawal dukungan yang sudah mereka himpun.

Relawan dan saksi yang sudah dipersiapkan, akan mengerahkan kekuatan penuh untuk menjaga perolehan suara yang sudah mereka raih sejauh ini.

Ir. Muhammad Ruslan, dari relawan Ahyar-Mori, menyampaikan perlunya upaya mengawal ketat suara yang sudah dihimpun pasangan ini. Upaya ini penting untuk dilakukan demi memastikan kemenangan yang sudah diraih sejauh ini bisa tetap dipertahankan hingga pemungutan suara 27 Juni 2018 mendatang.

Menurut pria yang akrab disapa Dae Olan ini, pasangan Ahyar-Mori menginginkan kemenangan di Pilkada NTB 2018 diraih dengan cara yang baik, sehingga hasilnya bisa dipertanggung jawabkan. “Kita tidak ingin ada kecurangan dalam Pilgub ini,” ujar Dae Olan.

Putra Mantan Bupati Dompu, HM. Yakub ini juga terus mengingatkan para relawan, khususnya mereka yang berasal dari kaum muda dan mahasiswa untuk terus mengawasi kemungkinan terjadinya praktik kecurangan. Terutama yang berpotensi merugikan atau menggerus suara pasangan Ahyar-Mori melalui cara yang tidak terhormat.

Dae Olan menegaskan, upaya mengawal kemenangan pasangan Ahyar-Mori adalah bagian dari upaya memajukan NTB. Sebab, kedua calon ini akan mampu menjawab tantangan yang dihadapi NTB di masa mendatang. Apalagi, pasangan Ahyar-Mori juga mengusung semangat pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh NTB. (tim)