Dukungan PKS untuk Mataram dan KSB Sudah di DPP

Abdul Hadi. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dari tujuh kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada serentak 2020 di Provinsi NTB, DPW PKS NTB memastikan sudah memfinalkan arah dukungan di dua daerah yakni Kota Mataram dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dukungan PKS di dua daerah tersebut sudah diserahkan ke DPP untuk diberikan rekomendasi dukungan.

Demikian disampaikan Ketua DPW PKS NTB, H. Abdul Hadi yang dikonfirmasi di DPRD NTB. “Untuk Kota Mataram dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), sudah diserahkan DPW PKS NTB ke DPP,” ujarnya.

Iklan

Dengan demikian, masih ada lima daerah lagi yang belum memfinalkan arah dukungan mereka pada siapa pasangan bakal calon yang nantinya bakal diusung. Karena masih berposes di tingkat DPC masing-masing daerah.

“Lima DPC PKS yang belum memfinalkan dukungan mereka pada calon bupati dan wakil bupati itu, seperti Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Lombok Tengah, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Bima,” terangnya. Lebih lanjut dijelas Wakil Ketua DPRD NTB itu bahwa mekanisme pengusungan calon kepala daerah dari partainya tetap mengacu pada proses yang berasal dari bawah, yakni DPC setempat. Karena itu, jika belum clear prosesnya secara administratif di level DPC, maka DPW tidak akan bisa memprosesnya ke DPP.

“Jadi, yang lima daerah itu masih berproses di DPC nya. Kalau kita di DPW selalu menerima dalam salinan berita acara yang di ajukan secara resmi. Yakni, biasanya ada dua pasangan calon yang diajukan,” jelasnya. Diketahui PKS yang berkoalisi dengan PDI-P telah memutuskan untuk mendukung pasangan calon, Putu Selly Andayani-TGH. Abdul Manan di Pilkada Kota Mataram. Sedangkan di KSB pasangan yang didukung adalah calon petahana, Musyafirin-Fud.

Ditanya terkait status dua orang figur yang akan maju dari koalisi PKS dan PDIP, yakni Dewi Noviany yang tidak lain merupakan adik kandung Gubernur NTB akan didorong maju di Pilkada Sumbawa, dan TGH Abdul Manan yang kini menjabat Ketua MUI Mataram, bukan kader PKS. Hadi pun mengakui bahwa memang keduanya selama bukan merupakan kader PKS namun merupakan simpatisan partainya.

“Tapi kalau dicalonkan dan direstui oleh DPP, tentu keduanya akan menjadi kader dan ber-KTA PKS. Pokoknya, kita tunggu saja proses yang masih berjalan di internal partai terkait kedua figur ini,” katanya. Sebelumnya Tim Pemenangan Pemilu, DPP PKS, Suryadi Jaya Purnama (SJP) menyampaikan bahwa pihaknya baru menerima usulan dari DPW PKS NTB untuk Pilkada KSB saja. Karana itu ia memastikan bahwa dukungan PKS di KSB dipastikan sudah final.

Sedangkan untuk Pilkada Kota Mataram masih belum sampai masuk tahap final. Karena sampai saat ini pihaknya belum menerima usulan rekomendasi dari daerah terkait arah dukungan. Untuk Pilkada Mataram, PKS baru sebatas melakukan konsultasi terkait opsi-opsi pasangan figur yang akan didukung. (ndi)