Dukung Zero Waste dan Nol Dedoro, PLN UIP Nusra Bantu Kendaraan Listrik Pengangkut Sampah di Desa Gunung Sari

Serah terima kendaraan listrik pengangkut sampah dari PLN UIP Nusra ke Kepala Desa Gunung Sari. (Suara NTB/bul)

Giri Menang (Suara NTB)-PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) konsisten membantu pemerintah daerah di NTB mengentaskan persoalan sampah. Selain terus memberdayakan bank sampah, PLN juga membantu fasilitas pendukung lainnya, salah satunya kendaraan listrik pengangkut sampah.
Kendaraan pengangkut sampah ramah lingkungan ini diturunkan ke bank sampah Bina Alam Semesta, di Desa Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Jumat, 24 September 2021. Diserahkan langsung oleh Manager Perizinan Dan Komunikasi PLN UIP Nusra, Prapsakti Wahyudi didampingi Lalu Irlan Jayadi kepada Kepala Desa Gunung Sari, H. Maliki.

Seperti diketahui, program unggulan Pemprov NTB untuk lima tahun kepemimpinan gubernur dan wakilnya, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Rohmi Djalilah, salah satunya zero waste atau nol sampah. Program ini inline dengan program Kabupaten Lombok Barat, nol dedoro (nol sampah).

Iklan

Melihat persoalan sampah ini, Prapsakti mengatakan, program Corporate Sosial Responsibilitynya (CSR) PLN UIP Nusra turut memperhatikan soal lingkungan (penanganan sampah). Persoalan sampah adalah persoalan serius yang harus ditangani bersama di NTB, khususnya lagi di Kabupaten Lombok Barat.
Masyarakat menurutnya harus digugah untuk terus sadar terhadap pengelolaan sampah. Agar saluran-saluran air dan sungai tidak dijadikan tong sampah. PLN sendiri terus mengembangkan teknologi bahan bakar pembangkit listrik Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat menggunakan sampah-sampah yang sudah dijadikan pelet.

Dengan pengelolaan sampah seperti itu, diharapkan sampah-sampah tertangani dengan baik. Selain itu, sampah buangan juga harus dibuat menjadi produk kreatif. Tidak semua jenis sampah tidak bisa diolah lagi kata Prapsakti
“Kami juga menyiapkan reward (penghargaan) kepada kelompok-kelompok masyarakat yang kreatif mendaur ulang sampah. Harapan kami, sampah bisa tertangani dengan baik,” demikian Prapsakti.

Sementara Kepala Desa Gunung Sari, H. Maliki menceritakan tentang persoalan sampah khususnya di Desa Gunung Sari. Menurutnya, desa ini dilintasi oleh jalan antar kabupaten yang menghubungkan Lombok Utara dengan Kota Mataram dan Lombok Barat.

Karena dilintasi oleh jalan antar kabupaten/kota, Desa Gunung Sari kemudian menerima sampah kiriman. Belum lagi dengan adanya Pasar Gunung Sari yang diisi oleh pedagang dan pembeli dari berbagai daerah. akibatnya, lagi-lagi Gunung Sari harus menerima sampah bawaan.

Maliki mengatakan, atas sampah-sampaah kiriman ini, warganya kerap menerima protes. Dan harus ditangani sebaik-baiknya agar semakin tak memperburuk citra Desa Gunung Sari.
“Karena itu, kami menyampaikan terimakasih atas bantuan kendaraan listrik pengangkut sampah dari PLN UIP Nusra. Harapan kami, kepedulian dan bantuan ini bisa mengurai persoalan sampah, khususnya di desa kami di Gunung Sari. Semoga perhatian ini akan terus berlanjut,” demikian Maliki menyampaikan harapan pemerintah desa.(bul)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional