Dukung MotoGP, Dorna Sports Minta BIZAM Bersiap

General Manager (GM) PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), Nugroho Jati kepada Tim Dorna menjelaskan soal kesiapan BIZAM menyambut MotoGP. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Serangkain kunjungannya ke kawasan The Mandalika selaku tuan rumah penyelenggaraan MotoGP, Chief Executive Officer (CEO) Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta bersama tim, Rabu, 7 April 2021, menyempatkan diri meninjau beberapa proyek pengembangan yang saat ini tengah berlangsung di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM). Untuk memastikan fasilitas pendukung bandara benar-benar siap. Mengingat, kesiapan fasilitas bandara juga sangat menentukan kesuksesan gelaran MotoGP tahun ini.  

 

Iklan

Pihak Dorna Sport sendiri telah menyiapkan setidaknya empat pesawat berbadan lebar jenis Boeing 747 Jumbo Jet. Pesawat-pesawat tersebut dikerahkan untuk mengangkut seluruh logistik pendukung balap MotoGP di kawasan The Mandalika tahun ini. Dengan bobot logistik bisa total mencapai 370 ton.

Termasuk semua motor dari tiga kelas balap, Moto3, Moto2 serta MotoGP beserta seluruh tim dan perlengkapannya. Untuk itu, pihak Dorna meminta pihak BIZAM benar-benar siap menyambut event MotoGP tahun ini.

“Pihak Dorna Sports tadi menyampaikan bahwa sektor logistik pada pergelaran MotoGP menjadi faktor yang sangat penting. Sehingga harapannya proyek perluasan apron sisi barat, fasilitas terminal kargo, serta jalan akses kargo dapat berjalan dengan baik,” terang General Manager (GM) PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), Nugroho Jati.

Di BIZAM saat ini memang tengah ada beberapa proyek pengembangan bandara yang tengah berjalan. Seperti proyek perpanjangan serta peningkatan daya dukung landas pacu (runway) serta proyek perluasan apron sisi barat dan proyek pengembangan fasilitas kargo bandara.

Untuk landasan pacu sendiri, dari semula 2.750 meter akan diperpanjang menjadi 3.300 meter. Ditambah beberapa fasilitas penunjang peningkatan daya dukung runway. Supaya bisa mendukung operasional pesawat berbadan lebar atau wide body sekelas Boeing 777 sekalipun. Termasuk pesawat kargo logistik MotoGP.

Kemudian untuk perluasan apron sisi barat dari 25,5 ribu meterpersegi dengan kapasitas 18 pesawat narrow body dan 4 pesawat wide body menjadi 50,9 ribu meterpersegi. Sehingga nantinya bisa menampung 18 pesawat narrow body ditambah 6 pesawat wide body.

“Adapun untuk pengembangan fasilitas kargo, luas pelataran terminal kargo akan diperluas menjadi 2.572 meterpersegi. Ditambah akses jalan menuju jalan bypass yang terpisah dengan akses jalan umum ke terminal penumpang,” jelasnya.

Sehingga lebih mempermudah dan mempercepat pengangkutan kargo dari bandara menuju sirkuit MotoGP Mandalika dan sebaliknya. “Perpanjangan run way bandara kita target selesai bulan September 2021. Tapi kita upatakan dapat selesai pada Mei 2021 ini. Dan, sudah bisa digunakan pada bulan Juni mendatang. Setelah dilakukan verifikasi oleh Kemenhub,” pungkas Jati. (kir)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional