Dugem, Enam ASN Pemprov NTB, Bima dan Dompu Terjaring Razia di Senggigi

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak enam Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov NTB, Kabupaten Bima dan Dompu terjaring razia pada sejumlah tempat hiburan malam di kawasan wisata Senggigi, Kamis, 11 Mei 2017. Mereka terjaring razia gabungan yang dilakukan Satpol PP NTB, BNN dan aparat kepolisian.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP NTB, H. L. Satriawan, SH mengungkapkan enam ASN yang terjaring razia dan diduga dugem di tempat hiburan malam itu, masing-masing satu ASN Pemkab Dompu, 2 ASN Pemkab Bima dan 3 ASN Pemprov NTB.

Iklan

“Untuk ASN yang terjaring razia, kita laporkan ke gubernur karena ada Pergub No. 25 Tahun 2014  tentang  Disiplin PNS Lingkup Pemprov NTB,” ujarnya kepada Suara NTB, Kamis, 18 Mei 2017.

Aparat menemukan enam ASN itu dugem di tempat hiburan malam di kawasan Senggigi. Dalam Pasal 6 ayat 4 Pergub No. 25 Tahun 2014, kata Satriawan, PNS dilarang berada di tempat hiburan malam atau tempat-tempat yang bisa menjatuhkan kredibilitas PNS kecuali Pol PP yang bertugas. “Masalah sanksi itu wewenangnya pak gubernur,” katanya.

Selain enam ASN, petugas gabungan juga mengamankan 23 partner song dan 8 pengunjung hiburan malam. Sementara itu, dalam razia gabungan yang dilakukan di Kota Mataram bersama dengan Dinas Dukcapil, sebanyak 14 pasangan tidak sah alias bukan muhrim ditemukan dalam kamar kos-kosan di wilayah Cakranegara. Selain itu, ada juga tiga penghuni kos-kosan yang terindikasi menggunakan narkoba. Dari jumlah itu, sebanyak 10 pasang tidak sah merupakan mahasiswa. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here