Dugaan Pidana PPKM Darurat, Manajer Tempat Karaoke Diklarifikasi

Hari Brata. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB mendalami pidana kekarantinaan kesehatan karaoke inisial TP. Tempat hiburan ini membuka kamar karaoke di masa PPKM Darurat Kota Mataram. Pengelola dimintai keterangan. Berikut pemandu lagu yang melayani pelanggan.

“Masih dalam rangka penyelidikan,” kata Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Hari Brata dikonfirmasi Rabu, 21 Juli 2021. Penyelidikan ini berupa pengumpulan keterangan.

Iklan

Diantaranya, klarifikasi terhadap manajer WP alias BR, karyawan inisial RI, dan kasir inisial KS. Ketiganya, pada Sabtu, 17 Juli 2021 sedang mengelola operasional karaoke. Mereka menerima pesanan pelanggan. Dugaan pidana yang sedang didalami berdasarkan delik pada UU RI No6/2016 tentang kekarantinaan kesehatan, UU RI No4/1984 tentang wabah penyakit, dan pasal 216 KUHP. Hari mengatakan, pihaknya sedang mematangkan klarifikasi.

Setelah semua pihak dimintai keterangan, serta bukti-bukti awal dianggap cukup maka selanjutnya akan dibahas dalam gelar perkara. “Belum naik penyidikan. Nanti kita gelarkan dulu,” kata Hari. Kasus ini terungkap pada akhir pekan lalu. Tempat hiburan Karaoke TP yang berada di salah satu hotel di Cakranegara, Mataram ini beroperasi. Padahal termasuk sektor nonesensial yang wajib tutup saat PPKM Darurat.

Modusnya, pintu depan ditutup sehingga seolah-olah tidak ada kegiatan. Tetapi, karaoke ini tetap melayani pelanggan dengan membuka pintu belakang. Tempat karaoke ini melayani tamu dibuktikan dengan barang bukti nota pembayaran. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional