Dugaan Penyalahgunaan Roda Tiga, Lurah dan Camat Dianggap Lalai

Mataram (Suara NTB) – Dugaan penyalahgunaan kendaraan roda tiga masih saja terjadi. Oknum operator seharusnya memanfaatkan kendaraan roda tiga itu untuk operasional pengangkutan sampah, justru digunakan untuk kegiatan komersil.

Kasus ini ditemukan di Lingkungan Montong Are Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya. Kendaraan roda tiga yang dibeli dari dana lingkungan Rp 26 juta perunit dipergunakan untuk mengangkut material bangunan di Pertokoan Cakranegara.

Iklan

Minggu (14/5) pekan kemarin, kendaraan roda Lingkungan Karang Anyar malah ditemukan mengangkut lemari ke Narmada Kecamatan Narmada.

Banyaknya penyalahgunaan itu disinyalir lurah, camat dan kepala lingkungan lalai melakukan pengawasan. Sehingga, potensi itu dimanfaatkan oleh oknum operator.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Irwan Rahadi menegaskan, apapun dalih operator maupun kepala lingkungan. Kendaraan roda tidak boleh digunakan selain mengangkut sampah.

Penegasan itu juga telah disampaikan Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh saat pendistribusi 61 unit untuk Kecamatan Selaparang. “Pokoknya tidak boleh, sesuai arahan Pak Wali,” ujarnya.

Lurah, Kaling dan Camat seharusnya mengawal kebijakan kepala daerah secara langsung di lapangan. Fakta di lapangan terhadap penyalahgunaan ini diindikasi lalai serta lemahnya pengawasan aparatur pemerintah di bawah.

Mantan Camat Selaparang menambahkan, pemahaman operator berbeda-beda terhadap fungsi kendaraan roda tiga. Barangkali mereka menganggap bisa digunakan semaunya. Terhadap sanksi otomatis berada di kelurahan masing – masing. “Nanti kita komunikasikan ke lurah mereka,” tandasnya.

Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh sebelumnya mengingatkan operator tidak boleh menyalahgunakan kendaraan tersebut. Ini hanya digunakan untuk mengangkut sampah di lingkungan.

Hajat Pemkot Mataram mengadakan sarana prasarana tersebut, karena menganggap sampah di hilir (lingkungan) susah dijangkau oleh truk pengangkut sampah. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here