Dugaan Pemerkosaan, Polda Metro Jaya Lakukan Tes DNA Terhadap GB di Mataram

Mataram (suarantb.com) – Penyidik Polda Metro Jaya kembali mendatangi Mapolda NTB, Rabu, 5 Oktober 2016. Kedatangan penyidik untuk memeriksa tersangka GB terkait laporan kasus dugaan pemerkosaan yang diduga dilakukan olehnya.

Sebelumnya, seorang wanita berinisial CTT melaporkan dugaan pemerkosaan yang dilakukan GB di Padepokan Brajamusti miliknya. CTT yang saat ini melahirkan seorang anak diduga hasil hubungannya dengan GB, membuat polisi bergegas memastikan DNA milik GB untuk dicocokan dengan bayi tersebut.

Iklan

“Betul, untuk hari ini rencana selain BAP, akan ambil tes DNA untuk korban CTT,” ujar Penyidik Polda Metro Jaya, AKBP Asyar saat ditemui di Mapolda NTB, Rabu, 5 Oktober 2016.

Tidak hanya CTT, seorang korban yang diduga mengalami pelecehan seksual oleh GB, juga melaporkan perbuatan yang dilakukan GB terhadap dirinya sewaktu masih di padepokan milik GB.

“Sementara dua orang yang melapor. Satunya inisial A. Sama-sama semuanya (pernah di padepokan). Kami ketahui dari hasil BAP, ya memang tersangka GB banyak melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya. Dalam artian banyak korban-korban terutama pelecehan seksual. Ada sebagian yang di bawah umur, ada juga yang dewasa,” jelasnya.

GB sebelumnya dikabarkan melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa murid di padepokan miliknya. Namun, beberapa waktu lalu, GB secara tegas membantah tuduhan tersebut. “Tidak. Itu bohong,” ujar GB singkat.

Hal yang sama juga dibantah oleh Davina, saat ditanya apakah pernah dilecehkan oleh GB. Menurut Davina, GB sudah seperti saudaranya, sehingga tidak mungkin melakukan hal tersebut. “Cuma jenguk aja. Aku saudaranya (GB),” ujar Davina dalam kunjungannya saat rehabilitasi tera. (szr)