Dugaan Pembobolan Dana Bank NTB Harus Diusut APH

H. Hasan Basri. (Suara NTB/dok)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Dugaan pembobolan dana Bank NTB Syariah sekitar Rp10 miliar terus mendapatkan perhatian sejumlah pihak. Termasuk Pemkab Sumbawa yang juga salah satu daerah yang memiliki saham di bank pelat merah tersebut.

Pemkab setempat berharap dugaan ini bisa dapat diusut Aparat Penagak Hukum (APH).

Iklan

‘’Kalau itu benar terjadi umpamanya, kita berharap untuk bisa ditangani oleh pihak APH,’’ tegas Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri, MM, Selasa, 30 Maret 2021.

Sebagai pemilik saham di bank tersebut, Pemkab Sumbawa sangat menyesalkan sekaligus prihatin jika kasus  tersebut benar terjadi. Sebab besaran anggaran yang diduga dibobol sangatlah besar.  ‘’’Tapi yang jelas kita prihatin kalau ada sampai sebanyak itu,’’ ujarnya.

Tentunya, hal ini dapat berpengaruh terhadap usaha di bank tersebut. Karenanya jika sudah ditangani APH, maka akan dilakukan penanganan lebih lanjut. “Nanti kalau sudah ditangani APH tentu akan diupayakan pengembaliannya seperti apa,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Kader Jaelani – H. Syahrul Parsan, ST, MT, akan mendalami informasi soal pembobolan dana Rp10 miliar dari  Bank NTB Syariah yang diduga dilakukan oknum pegawai bank sejak 2012 hingga 2021.

Jika indikasi itu benar adanya, Pemkab Dompu sebagai salah satu pemilik saham pada Bank NTB Syariah, sangat menyayangkan. ‘’Saya belum mendapatkan informasi soal itu (dugaan pembobolan bank oleh internal oknum manajemen). Nanti saya cari tahu dulu informasinya,’’ kata Bupati Dompu, Kader Jaelani kepada Suara NTB di Dompu, Senin, 29 Maret 2021.

Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST, MT yang dikonfirmasi terpisah kemarin, juga mengaku belum mendapatkan informasi.  Namun demikian, H. Syahrul mendorong pihak terkait untuk mengusut kasus ini secara tuntas. Tidak hanya pada persoalan hukum, tapi pengawasan dan manajemen juga harus diusut untuk mendapatkan gambaran yang utuh terhadap kasusnya. Ketika masalahnya diketahui, baru bisa dilakukan pembenahan agar tidak terulang. (ind/ula)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional