Dugaan Korupsi Proyek Kolam Labuh Dermaga Labuhan Haji Naik Penyidikan

Kajari Lotim, Irwan Setiawan Wahyuhadi didampingi Kasi Intelijen, Lalu M. Rasyidi.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Mega proyek pengerukan kolam labuh dermaga Labuhan Haji diam-diam jadi atensi Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur (Lotim). Pihak Kejari Lotim menemukan indikasi kerugian negara yang cukup fantastis, sekitar, Rp7 miliar lebih. Bahkan proyek yang dikerjakan tahun 2016 saat ini sudah naik ke penyidikan dari penyelidikan.

Ditemui di kantornya, Rabu, 3 Februari 2021, Kajari Lotim, Irwan Setiawan Wahyuhadi, mengaku sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang terlibat dalam proyek dengan total nilai anggaran sebesar Rp38,9 miliar tersebut. Namun sayangnya proyek ini sama sekali tidak dikerjakan hingga selesai tahun anggaran hingga akhirnya dilakukan pemutusan kontrak.

Iklan

“Selain adanya indikasi kerugian negara, terdapat denda sebesar Rp2 miliar yang timbul berdasarkan perhitungan kita. Kita juga masih tunggu audit dari BPKP NTB,” bebernya.

Sementara sejumlah pihak terkait yang sudah diperiksa di tahap penyelidikan, mulai dari kuasa pengguna anggaran (KPA) inisial NR, pejabat pembuatan komitmen (PPK), inisial N, Kadis PU inisial S dan pihak ketiga. Termasuk pemeriksaan bupati pada masa itu, H. Moch Ali Bin Dachlan serta beberapa pihak terkait lainnya.

“Saat ini sudah kita naikkan ke penyidikan setelah adanya dua alat bukti,” terangnya didampingi Kasi Intelijen Kejari Lotim, Lalu M. Rasyidi. Dalam proses pengerjaan proyek pengerukan dermaga ini, Dinas PU melibatkan sejumlah tim. Termasuk Tim Pengawal Pengaman Pemerintahan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Selong, tim dari Universitas Mataram (Unram) pengawas dan konsultan.

Untuk di tahap penyidikan tindak pidana khusus, Kejari Lotim kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait. Namun Kajari Lotim enggan membeberkan siapa-siapa yang diperiksa dalam tahap penyidikan ini. “Hari Senin pekan depan kita sudah agendakan untuk pemeriksaan beberapa pihak. Tunggu saja nanti,” tutupnya. (yon)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional