Dua Terduga Pelaku Togel dan Satu Mucikari Ditahan Polisi

Kapolres Sumbawa Widy Saputra didampingi Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba saat melakukan jumpa pers, Senin, 12 April 2021.(Suara NTB/ind)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Sebanyak dua terduga pelaku judi togel online dan seorang mucikari ditahan pihak Polres Sumbawa. Ketiga terduga tersebut sebelumnya terjaring dalam Operasi Pekat Gatarin 2021 yang dilaksanakan Polres setempat selama dua pekan, sejak 29 Maret hingga 11 April lalu. Dalam operasi itu, juga diamankan 252 botol dan satu jeriken minuman keras berbagai jenis.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, SIK., M.H dalam jumpa persnya, Senin, 12 April 2021 menyebutkan, pihaknya berhasil mengungkap 15 kasus dalam pelaksanaan Operasi Pekat Gatarin 2021. Kasus tersebut terdiri atas kasus prostitusi, perjudian dan peredaran minuman keras (miras). “Ada 15 kasus yang kita tangani saat ini. Itu merupakan 7 kasus judi, 7 kasus miras dan 1 kasus prostitusi,” ujarnya didampingi Kasat Reskrim, Iptu. Akmal Novian Reza, SIK dan Kasat Narkoba Iptu.  Masdidin, SH.

Iklan

Dijelaskannya, dari 15 kasus ini pihaknya mengamankan sekitar 32 orang untuk dimintai keterangan.  Namun hanya tiga orang yang ditahan, terdiri dari dua orang terduga judi online dan satu terduga mucikari. Selebihnya dikenakan wajib lapor. Pihaknya juga mengamankan sedikitnya  252 botol dan satu jeriken miras berbagai jenis. Baik miras tradisional maupun miras pabrikan. Kemudian uang jutaan rupiah, handpone dan simcard. “Ini merupakan barang bukti pada Operasi Pekat kemarin. Rencananya akan dimusnahkan pada pertengahan Ramadhan nanti. Selain itu, ini juga dalam rangka kita sudah memberikan langkah-langkah mencegahnya penyakit masyarakat,” terangnya.

Terkait barang bukti miras, ungkapnya, diamankan dari sejumlah pedagang yang diedarkan tanpa mengantongi izin. Untuk dua terduga pelaku judi togel, mereka merupakan pengepul yang menjalankan bisnisnya secara online. Sedangkan untuk mucikari, dalam melakukan aksinya, yang bersangkutan menawarkan sejumlah wanita ke pria hidung belang. Bahkan ada juga pria hidung belang yang menghubungi untuk diminta mencari wanita. “Yang bersangkutan mengaku ada dua orang wanita yang disediakan olehnya. Dalam satu kali transaksi, yang bersangkutan mendapatkan bagian dari hasil prostitusi. Wanita yang dijajakan sudah dewasa semua. Jika masih di bawah umur, maka ancaman hukumannya berbeda dan akan lebih berat,” tandasnya. (ind)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional