Dua Siswa SMAN 1 Mataram Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Ditutup Sementara

Suasana lengang di SMAN 1 Mataram, pada Sabtu, 9 Januari 2021 pagi, karena pembelajaran secara tatap muka dihentikan sementara menyusul dua orang siswa terkonfirmasi positif Covid-19. (SuaraNTB/ron)

Mataram (Suara NTB) – Pembelajaran secara tatap muka di SMAN 1 Mataram ditutup mulai Sabtu, 9 Januari 2021. Pembelajaran dialihkan secara daring sampai dengan Rabu, 13 Januari 2021. Hal itu karena adanya dua orang siswa di sekolah tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pihak sekolah juga melakukan penelusuran kontak erat dengan siswa tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., Sabtu, 9 Januari 2021, mengatakan, pihaknya sudah memberikan solusi kepada pihak SMAN 1 Mataram untuk menutup sementara pembelajaran tatap muka. “Sudah kami berikan solusi sejak kemarin untuk sementara pembelajaran di sekolah tersebut ditutup guna mendata penelurusan kontak siswa tersebut,” ujarnya.

Aidy juga menyampaikan, pihak sekolah sudah konsultasi ke pihaknya dan SMAN 1 Mataram sudah mengeluarkan surat untuk meniadakan pembelajaran secara tatap muka.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Mataram, Kun Andrasto didampingi Wakil kepala bidang humas, Ilhamuddin Aminullah ditemui di ruang kerjanya, Sabtu, 9 Januari 2021 menyampaikan, pembelajaran tatap muka dihentikan sementara sampai Rabu, 13 Januari 2021 pekan depan. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan adanya siswa dan guru yang datang dari luar kota dan harus menyelesaikan masa isolasi mandiri. Pembelajaran dilakukan secara daring, sambil melacak kontak erat.

“Orang tua siswa berkomentar bahwa keputusan penghentian pembelajaran tatap muka sudah tepat,” kata Kun.

Menurutnya, jika data penelusuran valid dan tidak ada masalah, pembelajaran tatap muka di SMAN 1 Mataram kembali dilanjutkan setelah tanggal 13 Januari 2021. “Tergantung hasil penelusuran kontak terhadap guru maupun siswa,” ujarnya.

Ilhamuddin menjelaskan, ada dua orang siswa terkonfirmasi positif Covid-19. Awalnya pihaknya memperoleh informasi dari orang tua salah satu siswa kelas XII bahwa anaknya positif Covid-19 saat libur sekolah. Anak itu telah melakukan isolasi mandiri dan tidak masuk sekolah di awal pembelajaran tatap muka pada minggu ini.

Namun, ada seorang siswa SMAN 1 Mataram yang merupakan teman dari siswa tersebut sempat saling bertemu saat libur sekolah. Siswa itu mengikuti pembelajaran secara tatap muka pada awal minggu ini. Setelah dilakukan tes, ternyata hasilnya terkonfirmasi positif.

“Ada salah satu temannya sempat kontak ketika libur itu, yang sempat ke sekolah, itu yang kemudian dikhawatirkan terkena juga. Ternyata setelah dites antigen pada Kamis, 7 Januari 2021, hasilnya positif (Covid-19),” ujar Ilhamuddin.

Ilhamuddin mengatakan, ada 17 orang siswa lainnya di kelas yang bersama dengan siswa terkonfirmasi positif tersebut. Ia memperoleh laporan dari orang tua siswa, mereka berinisiatif melakukan tes. “Kami minta kepada walikelas menghubungi orang tua siswa agar anak diarahkan melakukan tes,” katanya.

Pembelajaran tetap dilakukan secara daring. Pihaknya juga menegaskan protokol kesehatan diterapkan di SMAN 1 Mataram. Penyemprotan disinfektan terus dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran secara tatap muka. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here