Dua Siswa MTsN 2 Loteng Ikuti Kejuaraan Dunia Karate Virtual India Open

0
Dua karateka andalan MTsN  2 Loteng, M.Gian Farizky dan Qeyssara Zahra yang siap bertanding di Kejuaraan Dunia Karate Virtual India Open. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Dua karateka andalan MTsN  2 Lombok Tengah, M.Gian Farizky dan Qeyssara Zahra, mengikuti Kejuaraan Dunia Karate Virtual India Open. Ajang yang diberi label 1st World Virtual Kata Championship 2021 ini, diikuti karateka terbaik dunia dari berbagai organisasi atau perguruan.

Menurut Pelatih Karate MTsN 2 Loteng Senpai Gazi Ahmad Bafadal, keikutsertaan dua karateka kelas tujuh tersebut setelah melalui seleksi yang ketat. Dua karateka ini mengikuti kejuaraan pertama di musim Corona ini yang digelar melalui aplikasi Google Meet dan akan dilaksanakan tanggal 4 Juli 2021. ‘’Untuk videonya, sudah dikirim ke panitia dan sekarang tinggal menunggu pengumuman,’’ katanya dalam siaran pers yang diterima Suara NTB, Senin, 28 Juni 2021.

IKLAN

MTsN 2 Loteng, ujarnya, menjadi salah satu Lembaga Pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama NTB yang terus konsisten dan telah berhasil meraih prestasi terbaik pada kejuaraan karate tingkat dunia.

Humas MTsN 2 Loteng Haji Najamudin, menambahkan, beberapa event level internasional pernah diikuti oleh siswa MTsN 2 Loteng. Goesdink – sapaan akrabnya menyebut beberapa siswa yang membela nama sekolah di beberapa kejuaraan nasonal dan internasional.

‘’Reva Marsela Azizah, Faruq Hidayat, Ely Emira Lestari adalah contoh beberapa santri MTsN 2 Loteng yang pernah ikut dan naik podium juara pada event internasional karate, dan tradisi juara menjadi catatan terbaik lembaga ini sampai sekarang,’’ ujarnya.

Pihaknya mengharapkan dua siswa baru  pada kejuaraan dunia virtual ini, mengantarkan mereka meraih prestasi seperti halnya Reva Marsela yang pernah merebut medali perunggu pada kejuaraan dunia karate Internasional di Kuala lumpur Malaysia beberapa waktu lalu.

Terkait dengan antusias para siswa masuk kegiatan ekstra karate, Humas Forki dan Inkanas Lombok Tengah ini memaparkan, secara kuantitas, jumlah siswa yang masuk ekstra karate setiap tahunnya terus bertambah dan menjadi pilihan favorit siswa – siswi, ini menjadi salah satu modal besar untuk meraih prestasi, tuturnya.

Kepala MTsN 2 Loteng Nasruddin Mansyur, M.Pd, menyambut baik keikutsertaan dua siswanya bertanding di kejuaraan internasional tersebut. Pihaknya mengharapkan, keikutsertaan M.Gian dan Qeyssara dalam event internasional ini, bisa menjadi motivasi bagi siswa yang lain. Termasuk, menjadi kebanggaan bersama  sebagai bagian dari civitas madrasah dan selanjutnya mereka harus diberikan dukungan yang maksimal.

Mantan Kepala MIN 3 Loteng, MTsN 1 Loteng dan MTsN 5 Loteng ini, juga berjanji akan memberikan apresiasi maksimal berupa hadiah uang pembinaan dan piagam penghargaan kepada setiap siswa yang berhasil meraih prestasi terbaik, termasuk Gian dan Qeyssara, juga kepada pembina pendampingnya.

Pada kejuaraan dunia ini, akan dipertandingkan kelas putra dan putri katagori anak umur 6 – 13 tahun, Cadets 14-15,16-17 tahun, Senior umur 18-19 tahun dan Veteran umur 40-45, 46-50,51-55,56-60 tahun. (ham)