Dua Rumah Terbakar, Seorang Warga Meninggal

Dua unit rumah yang terbakar di Desa Hidirasa Kecamatan Wera, Rabu, 30 September 2020.(Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Kebakaran terjadi di Desa Hidirasa Kecamatan Wera Kabupaten Bima pada Rabu, 30 September 2020. Selain menghanguskan rumah panggung dua unit hingga rata dengan tanah, seorang warga meninggal dunia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Bambang Hermawan S.Sos mengaku kebakaran yang terjadi di Hidirasa diduga akibat hubugan arus pendek. “Diduga akibat hubungan arus pendek,” katanya, kepada Suara NTB, Rabu, 30 September 2020.

Iklan

Ia mengaku kobaran api dipadamkan oleh warga setempat satu jam kemudian. Akibat dari peristiwa itu, dua unit rumah hangus terbakar serta seorang warga bernama Musjabah (37 tahun) yang diketahui memiliki kelainan jiwa meninggal dunia.

“Ada dua unit rumah terbakar dan satu warga meninggal dunia. Sementara kerugian ditaksirkan mencapai Rp200 juta,” katanya.

Bambang mengaku kebakaran yang terjadi di Hidirasa itu menambah daftar bencana kebakaran di Kabupaten Bima. Tercatat sejak sejak Bulan Januari hingga Agustus 2020, ada 19 kasus kebakaran. “Dari Bulan Januari sampai dengan Agustus ini ada 19 kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Bima,” katanya.

Dari 19 kasus tersebut lanjutnya tercatat ada 152 unit rumah yang terbakar, dengan kondisi berat, sedang dan ringan. Sementara kerugian materilnya ditaksirkan mencapai angka belasan miliaran rupiah.

“Kerugian ini baru estimasi biaya satu unit rumah yang mencapai Rp50 hingga Rp100 juta. Bisa mencapai angka belasan hingga puluhan miliaran rupiah kalau ditaksirkan dengan kebakaran diluar rumah,” katanya.

Ia menambahkan, belasan kasus kebakaran yang terjadi tersebut dipicu oleh beberapa faktor, seperti hubungan arus pendek listrik hingga disebabkan akibat meledaknya kompor gas LPG tiga kilogram. “Kebanyakan dua faktor ini yang menjadi pemicu kebakaran di Kabupaten Bima,” katanya.

Untuk mencegah terjadinya kebakaran, Bambang menghimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan. Memastikan api kompor gas telah padam setelah memasak dan saat keluar rumah memastikan listrik sudah dipadamkan. (uki)