Dua PMI Asal Lotim Meninggal di Malaysia

Pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI),  Toni asal Desa Pringgasela Kecamatan Pringgasela, Rabu, 6 Januari 2021.

Selong (Suara NTB) – Di awal tahun 2021, Pemkab Lombok Timur (Lotim) melakukan pemulangan dua jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI). Yaitu, Toni asal Desa Pringgasela dan Saprudin Zohri asal Desa Setanggor, Kecamatan Sukamulia.

Untuk jenazah almarhum Toni sudah dipulangkan dan tiba di kampung halamannya di Desa Pringgasela, Kecamatan Pringgasela, Rabu, 6 Januari 2021. Pemulangan jenazahnya berdasarkan surat laporan dari LSD Pada Patuh Nomor: 07/K/LSDPadaPatuh/XII/2020 perihal permohonan bantuan pemulangan jenazah.

Atas laporan itu, pengiriman jenazah dilakukan pada Selasa, 5 Januari 2021 dengan kode penerbangan GA KLIA-Jakarta-1250-1350 HRS. Kemudian pada 6 Januari 2021 dengan kode penerbangan GA 434 Jakarta-Mataram 0545-0855 HRS. “Status dari PMI asal Pringgasela ini ilegal atau non prosedural. Jenazah korban sudah diterima pihak keluarga korban dan langsung dimakamkan,” terang Kabid Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (PPTK) Disnakertrans Lotim, Moh. Hirsan.

Di samping itu, pemulangan jenazah kedua diagendakan pada Kamis, 7 Januari 2021, berdasarkan surat laporan dari Kepala Desa Setanggor Nomor: 14.2/783/Stg/XII/2020 prihal permohonan pemulangan jenazah PMI atas nama Saprudin Zohri asal Desa Stanggor Kecamatan Sukamulia. Laporan ini berdasarkan surat keterangan kematian konsulat Jenderal RI di Johor Baru Malaysia. Di mana PMI ini statusnya resmi dan pengiriman jenazahnya dilakukan pada Kamis, 7 Januari 2021.

Pengurusan pemulangan jenazahnya, kata Hirsan, dijadwalkan pada 7 Januari 2021 dengan waktu penerbangan 12:55 WS GA821 KUL-GGK ETA 14:05 WIB. Kemudian dari Jakarta ke BIL pada 8 Januari 2021, pukul ETD 08:04 Wib GA430 GGK-LOP ETA 11:0 Wita. “Untuk PMI kedua ini berangkat secara prosedural melalui PT Jatim Krida Utama tanggal 7 Januari Februari 2018 tapi PMI ini tidak melakukan perpanjangan kontrak,” pungkasnya. (yon)