Dua Perempuan Terduga Penadah Curanmor di Lotim Diringkus Polisi

Ilustrasi Penangkapan. (Pixabay)

Selong (Suara NTB) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Timur (Lotim) menangkap dua perempuan, Nur dan Inaq Sai. Keduanya diduga sebagai penadah sepeda motor hasil curian yang dilakukan oleh sejumlah tersangka yang sebelum diamankan pihak kepolisian. Kedua perempuan ini diamankan di rumahnya masing-masing pada Kamis, 20 Februari 2020.

Kepada wartawan di Selong, Jumat, 21 Februari 2020, Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP. I Made Yogi Purusa Utama, SE,SIK, mengatakan, kedua tersangka diamankan dari pengakuan sejumlah pelaku curanmor yang diamankan dalam Operasi Jaran Gatarin 2020. Pelaku Sai (50) asal Dusun Jekeh Desa Sukarara, Kecamatan Sakra Barat diamankan di rumahnya. Saat itu, satu unit barang bukti berupa sepeda motor Scoopy ditemukan di rumah pelaku.

Iklan

Sementara untuk pelaku penadah lainnya, Nur juga diamankan di kediamannya di Kampung Dayan Masjid Kelurahan Majidi Kecamatan selong. Satu unit barang bukti berupa sepeda motor Honda CRF turun diamankan dari tangan pelaku.

Adapun modus yang digunakan oleh pelaku  awalnya menerima gadai sepeda motor hasil kejahatan tersebut dari Sukmawati anak dari korban atau korban, Sukaeni, sebesar Rp5 juta. Sukmawati sendiri merupakan pelaku penggelapan kendaraan dengan sistem gadai terhadap pelaku Nur. “Saat ini para pelaku pencurian sudah diamankan di Mapolres Lotim untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum lebih lanjut,” terangnya. (yon)