Dua Parpol Belum Serahkan Desain APK ke KPU

Anggota KPU NTB, Yan Marli (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – KPU NTB telah mulai menyerahkan sebagian besar bahan Alat Peraga Kampanye (APK) kepada peserta pemilu. Sementara sebagian  lagi masih belum bisa diserahkan lantaran sampai saat ini beberapa peserta pemilu belum menyerahkan desain materi APK ke KPU untuk dicetak.

Peserta pemilu yang dimaksud yakni partai politik. Dalam catatan KPU, ada dua parpol yang masih belum menyerahkan desain APK-nya sampai saat ini. Sehingga KPU belum mencetak APK kedua parpol tersebut.

Iklan

“Masih kita temukan ada partai yang belum menyerahkan desain APK-nya sampai sekarang. Ini sangat kita sayangkan, padahal keinginan KPU memfasiltasi,” kata anggota KPU NTB, bidang sosialisasi dan partisipasi, Yan Marli, kepada wartawan, Senin, 26 November 2018 kemarin.

Yan Marli enggan mengungkapkan dua parpol itu. “Bukan hanya batasan, kita dulu sepakat, paling lambat diserahkan tanggal 1 Oktober, dan ada masa perbaikan sampai tanggal 8 Oktober. Nah tapi ternyata molor juga, bahkan sekarang masih ada yang belum menyerahkan,” katanya.

Dikatakan Yan Marli, meskipun sudah jauh terlambat, pihaknya masih memberikan kesempatan kepada kedua parpol tersebut untuk segera menyerahkan. Jika sampai melewati batas toleransi yang diberikan, maka KPU terpaksa tidak akan mencetakkan APK kedua parpol tersebut.

“Kita berharap ke semua peserta jangan sampai tidak menyerahkan desain itu. Karena ini tentu akan merugikan parpol itu sendiri. Kita harapkan kerjasama dan koperatif dari semua peserta pemilu,” katanya.

“Kami juga tidak mengharapkan ada tuduhan ke KPU bahwa kami tidak memperlakukan semua peserta pemilu secara tidak adil dan setara, karena yang satu sudah diberikan yang lain belum. Tapi Bagaimana mau diberikan karena desainnya saja belum diserahkan,” sambungnya.

Dari pantauan KPU NTB, sampai sejauh ini, APK peserta pemilu yang sudah dicetakkan KPU, sudah diserahkan. Namun di beberapa kabupaten/kota masih ada yang belum, karena masih terkendala teknis percetakan.

“Sudah langsung saya cek, rata-rata APK sudah dicetak dan diserahkan, meskipun ternyata itu memang berpartisipasi. Masih ada satu dua daerah yang belum menyerahkan karena terkendala percetakan, tapi Minggu depan sudah bisa disalurkan,” pungkasnya. (ndi)