Dua Paket Proyek Dievaluasi Ulang

H. Sahdan (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Hingga akhir Juli, baru satu paket proyek pembangunan bypass Bandara Internasional Lombok – Mandalika yang sudah ada penetapan pemenang tender. Sedangkan dua paket lainnya masih dalam tahap evaluasi ulang.

‘’Baru satu yang ditetapkan pemenangnya. Sekarang persiapan tandatangan kontrak,’’ kata Kepala Dinas PUPR NTB, H. Sahdan, ST, MT dikonfirmasi Rabu, 29 Juli 2020.

Iklan

Berdasarkan data Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian PUPR, proyek bypass Bandara – KEK Mandalika yang sudah ada penetapan pemenangnya adalah paket III. Proyek dengan pagu Rp180,5 miliar ini dimenangkan oleh PT. Basuki Rahmanta Putra dengan harga penawaran Rp139,6 miliar lebih.

PT. Basuki Rahmanta Putra mengalahkan penyedia jasa lainnya yakni PT. Waskita Karya (Persero) dengan harga penawaran Rp142,6 miliar dan PT. Hutama Karya Wilayah IV dengan harga penawaran Rp144,4 miliar.

Sementara, dua paket proyek bypass Bandara – KEK Mandalika, yaitu paket I dan II masih dalam evaluasi ulang. Proyek pembangunan bypass Bandara – KEK Mandalika paket I pagunya sebesar 238,5 miliar. Tiga besar kontraktor dengan penawaran terendah adalah PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dengan harga penawaran Rp161,1 miliar, PT. Waskita Karya (Persero) dengan harga penawaran Rp181,6 miliar dan PT. Anugerah Karya Agra Sentosa dengan harga penawaran Rp185,9 miliar.

Sedangkan proyek pembangunan bypass Bandara – KEK Mandalika paket II pagunya Rp394,8 miliar. Tiga kontraktor dengan harga penawaran terendah adalah PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk dengan harga penawaran Rp276,2 miliar, PT. Yasa Patria Perkasa dengan penawaran Rp301,1 miliar dan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk dengan penawaran Rp307,1 miliar.

‘’Dua paket masih evaluasi ulang. Tinggal menunggu penetapan. Tapi masih bisa dikejar. Itu kebanyakan pekerjaan tidak seperti bangun gedung. Yang penting sumber dayanya ada, pengerjaannya bisa cepat,’’ kata Sahdan.

Karena satu paket sudah ada pemenang tendernya, maka pengerjaan pembangunan proyek bypass Bandara – KEK Mandalika paket III akan segera dilakukan. Paling telat, kata mantan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR NTB ini, kontraktor yang sudah ditetapkan menjadi pemenang akan mulai bekerja dua minggu lagi.

‘’Sekarang mulai persiapan di lapangan. Clearing lahan, mobilisasi peralatan, pembangunan base camp, tempat penempatan peralatan dan persiapan tenaga kerjanya,’’ tandasnya.

Jika dilihat dari time schedule, pembangunan proyek ini sudah molor. Semula direncanakan sudah mulai dikerjakan awal Juli lalu. Proyek pembangunan jalan bypass Bandara – KEK Mandalika ditargetkan rampung Juni 2021.  Jalan penghubung dari bandara ke Sirkuit Mandalika ini panjangnya sekitar 17 Km. Rencananya akan dibangun jalan empat jalur dan delapan lajur. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here