Dua Orang Kritis Akibat Kebakaran di Ponpes Darul Falah Pagutan

Mataram (suarantb.com) – Dua orang kritis akibat terkena kobaran api dalam musibah kebakaran di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, Pagutan Mataram.

Menurut informasi, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 Wita dini hari, Senin, 22 Agustus 2016.

Menurut kesaksian sejumlah warga, kobaran api muncul pertama kali pada sebuah gudang di sekitaran Ponpes tersebut. Api kemudian dengan cepat membakar dapur dan Kantor SMP Salafiah Darul Falah.

Ustad Johan, salah seorang yang berada di lokasi kejadian, menuturkan api dengan cepat membakar bangunan gudang dan merembet ke dapur. Sementara di gudang tersebut, terdapat dua penghuni Ponpes, yakni Umi Eva selaku keluarga pengasuh Ponpes dan Ustad Satfuri.

WhatsApp Image 2016-08-22 at 07.13.26 (1)

“Di gudang ada Umi Eva dan Ustad Satfuri, saya bangun ketika mendengar teriakan santri yang piket dan hawa ruangan yang panas. Begitu sadar ternyata api sudah semakin dekat dengan tempat saya tidur, yakni Kantor SMP Salafiah,” ungkap Johan saat ditemui.

“Saya kemudian mengamankan motor saya yang dekat dengan api, lalu bergegas memadamkan api bersama santri-santri lainnya,” sambungnya.

Kedua korban kemudian dengan cepat dilarikan ke rumah sakit, mengingat kondisi yang cukup parah akibat terkena api. Hingga kini kedua korban masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Kota Mataram.

Sementara pada lokasi kebakaran, tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan kobaran api dengan dibantu santri dan warga sekitar.

Api yang cukup besar membuat mobil pemadam kebakaran harus kembali mengisi pasokan air.

Sementara dari pantauan suarantb.com, gudang dan dapur ambruk tak tersisa akibat kobaran api. Sedangkan Kantor SMP Salafiah turut hangus tak tersisa. Pihak Ponpes hingga saat ini masih melakukan penghitungan jumlah santri, karena beredar info beberapa orang santri hilang. Hingga kini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. (szr)