Dua Minggu Ditahan, Oknum Anggota Dewan Bebas

Bima (Suara NTB) – Mapolres Bima Kota akhirnya membebaskan oknum anggota DPRD Kabupaten Bima, inisial M, setelah dua minggu ditahan. Dalam kasus dugaan penipuan terhadap oknum anggota Polisi.

KBO Satreskrim Polres Bima Kota, Ipda Wongso kepada Suara NTB, Jumat, 28 April 2017 mengatakan, oknum M dibebaskan pada Kamis, 27 April 2017 sore, lantaran laporannya dicabut oleh pelapor.

Iklan

Antara pelapor dan terlapor ada kesepakatan, dan kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Wongso.

Selain itu, lanjut Wongso, oknum M juga menyanggupi dan bersedia untuk mengembalikan uang yang dipersoalkan oleh pelapor, hingga yang bersangkutan berhadapan dengan hukum.

“Uang ratusan juta yang disengketakan dijanjikan akan dikembalikan oleh M sesegara mungkin,” ujarnya.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bima, Samaila, S,H mengaku selama oknum M ditahan, kegiatan atau agenda DPRD setempat terganggu dan menuai kendala. Karena yang bersangkutan merupakan pimpinan alat kelengkapan Dewan.

“Hanya saja hal itu bisa kita taktisi melalui komunikasi dan pembicaraan,” katanya.

Dia menegaskan, terkait persoalan M, tidak ada regulasi secara khusus yang mengatur, untuk pihaknya mengambil sikap. Karena hal itu hanya ada dalam tata tertib (Tatib).

“Ketika diancam lima tahun, lebih baru dapat diberhentikan sementara. Jika memiliki kekuatan hukum tetap, baru diberhentikan secara permanen,” terangnya.

Akan tetapi, lanjutnya kewajiban moral BK hanya mengusulkan kepada pimpinan Dewan untuk pengalihan tahanan. Sebab pihak BK juga berkewajiban melindungi hak-hak anggotanya.

“Jauh lebih penting yang harus dipahami bersama bahwa hukum di NKRI ini menganut asas praduga tidak bersalah. Jadi sepanjang hukumannya belum memeiliki kekuatan hokum tetap, sepanjang itu haknya akan tetap dipenuhi,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here