Dua Mahasiswa Fakultas Kedokteran Unram Positif Covid-19

Suasana kampus Fakultas Kedokteran Unram setelah dua mahasiswanya positif Covid-19, Selasa, 19 Januari 2021. (Suara NTB/dys)

Mataram (Suara NTB) – Dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (Unram) terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya, 7 orang dosen dan pegawai di kampus ternama di NTB itu juga terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total pasien Covid-19 di lingkup Unram sebanyak 9 orang.

Wakil Rektor II Unram, Prof Dr. Kurniawan dikonfirmasi membenarkan ada dua orang mahasiswa Fakultas Kedokteran dinyatakan positif corona. Saat ini, mereka sedang dirawat di Rumah Sakit Pendidikan Unram.

Iklan

’’Iya, benar. Keduanya mahasiswa itu tahap akademik Program Studi Profesi Dokter (PSPD) di Unram,’’ jelasnya, Selasa, 19 Januari 2021.

Karena itu, Kurniawan mengimbau kepada seluruh civitas akademika Unram untuk tetap berdiam diri di rumah. Di samping tetap menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Dengan rumus itu diharapkan mampu menekan penyebaran Covid-19.

“Sebagaimana dalam surat edaran Rektor Unram, salah satu poinnya agar kita memutus rantai penyebaran Covid-19 yakni semua civitas akademika Unram untuk tetap berdiam diri di rumah dan tidak mengunjungi tempat keramaian selama WFH atau lockdown berlaku,” terangnya.

Sebelumnya pada Senin kemarin, Rektor Unram Prof. Dr. Lalu Husni, SH., M.Hum kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 477/UN.18/TU/2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Dosen Dan Tenaga Kependidikan Dalam Rangka Upaya Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan Universitas Mataram, untuk melakukan penyesuaian sistem kerja.

 Dalam surat edaran itu, seluruh dosen melaksanakan pekerjaan dari rumah (WFH), dengan tetap memperhatikan produktivitas dalam rangka pencapaian target kinerja Universitas Mataram. Dosen diperkenankan untuk melaksanakan pekerjaan yang tidak dapat dikerjakan secara WFH, karena memerlukan penyelesaian di kampus/laboratorium, maka diharuskan mengantongi persetujuan dari Satgas Covid-19 Unram.

Sebagaimana dosen, tenaga pendidik Unram juga melaksanakan pekerjaan dari rumah (WFH). Apabila pelaksanaan pekerjaan tenaga pendidik tidak dapat dikerjakan secara WFH dan memerlukan penyelesaian di kantor, maka jumlah tendik yang bertugas diupayakan seminimal mungkin dengan tetap mematuhi protokol Covid-19 secara ketat. (dys)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional