Dua Kelompok Pemuda di Bima Bentrok, Satu Orang Terkena Panah

Bima (Suara NTB) – Bentrokan antara kelompok pemuda desa Penapali dan Dadibou Kecamatan Woha, terjadi di depan kantor persiapan Bupati Bima, di jalan lintas Sumbawa-Bima, Kamis, 1 Februari 2018 sekitar pukul 20.30 wita.

Dalam insiden tersebut satu orang pemuda desa Penapali, bernama Fajar Aditya (17) terkena busur panah pada perut bagian kanan. Korban terpaksa dilarikan ke RSUD untuk dilakukan tindakan medis.

Iklan

Kasat Reskrim Polres Bima, AKP David Shoddiq S.IK, mengatakan bentrokan tersebut berawal dari sejumlah pemuda Dadibou mendatangi Desa Penapali dengan menggunakan sepeda motor.

“Kedatangan pemuda ini memicu awal bentrok. Satu orang dipanah saat sedang berada di pinggir jalan,” katanya.

Menurutnya, mendapat ancaman tersebut, pemuda yang terkena panah berteriak, sehingga warga langsung keluar dari rumah dan mengejar sekelompok pemuda Dadibou. Bentrokan pun terjadi di depan kantor Bupati Bima persiapan.

“Namun aksi bentrokan dihalau usai aparat gabungan TNI/Polri diterjunkan ke lokasi,” katanya.

Menurutnya, pihaknya masih menelusuri motif bentrokan tersebut. Serta mencari tahu oknum pemuda yang memanah korban. Saat ini di dua desa masih akan dilakukan penjagaan.

“Anggota masih ditempatkan untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan,” katanya.

Tidak hanya itu, setelah kejadian bentrok tersebut aparat gabungan TNI/Polri langsung melakukan penyisiran dengan menggelar patroli didua desa. Beberapa sajam dan busur panah disita. (uki)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional