Dua Jaksa Terjebak di ‘’Lift’’ Kantor Bupati Loteng

Suasana evakuasi dua pegawai Kejari Loteng yang terjebak dalam lift di Kantor Bupati Loteng, Rabu, 27 Januari 2021. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Kantor Bupati Lombok Tengah (Loteng) Rabu, 27 Januari 2021, sempat dihebohkan dengan kejadian lift mati yang menyebabkan dua orang jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng terjebak lebih dari setengah jam lamanya. Dugaan awal, lift mati akibat aliran listrik di lift tersebut mati, sehingga menyebabkan lift berhenti untuk sementara waktu.

“Sudah ada laporan, lift macet karena mati lampu,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Loteng, L. Firman Wijaya, saat dikonfirmasi Suara NTB, Rabu sore kemarin. Ia pun mengaku, kejadian seperti itu wajar terjadi, karena untuk menggerakkan lift butuh listrik.

Iklan

Ia pun memastikan, lift macet bukan karena ada kerusakan di bagian lift. Tetapi lebih dikarenakan faktor listrik. “Kalau dikatakan ada kerusakan tidak ada, lift normal saja. Jadi ini lebih dikarenakan persoalan listrik saja,” tandasnya seraya menambahkan, kalaupun ada kerusakan masih bisa diperbaiki.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, kejadian lift macet tersebut berlangsung sekitar pukul 10.30 Wita. Lift yang macet tersebut berada di gedung tengah Kantor Bupati Loteng di sisi timur. Saat itu, dua jaksa Kejari Loteng masuk menggunakan lift. Namun tiba-tiba lift macet.

Kedua jaksa yang terjebak di dalam lift lantas menyalakan tombol darurat, sehingga mengundang perhatian pegawai setempat. Beberapa pegawai lantas berusaha membantu mengevakuasi kedua jaksa yang terjebak di dalam lift. Teknisi gedung juga dihubungi.

Proses evakuasi sedikit mengalami kesulitan. Lantaran posisi lift berada di antara lantai 3 dan 4 gedung kantor Bupati Loteng. Akibatnya, teknisi harus bolah balik lantai 3 dan 4 untuk memastikan posisi lift tersebut. Setelah berusaha cukup keras, akhirnya sekitar pukul 11.00 wita, kedua jaksa yang terjebak akhirnya berhasil dikeluarkan dari lift.

“Jaksa yang terjebak sempat menghubungi anaknya buah, barulah kita tahu kalau ada orang yang terjebak di dalam lift,” aku Akhmad Rifani, pegawai setempat.

Kasi. Intel Kejari Loteng, Catur Hidayat Putra, S.H., yang dikonfirmasi terpisah mengakui kalau ada dua rekan jaksanya yang terjebak lift di kantor Bupati Loteng. Tapi kondisinya sudah baik-baik saja, walaupun sempat agak tertekan. “Alhamdulillah, ndak apa-apa kawan-kawan tadi,”jawabnya singkat. (kir)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional