Dr. Zul Ungkap Misi Jokowi ke NTB Pekan Depan

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc mengungkapkan rencana Presiden RI, Joko Widodo yang akan kembali berkunjung ke NTB pekan depan. Apa yang akan dilakukan Presiden di NTB dalam kunjungannya nanti?

Dalam sesi dialog bersama puluhan wartawan di Pendopo Gubernur NTB, Selasa, 9 Oktober 2018, Dr. Zul menjelaskan, ia sebelumnya telah berkomunikasi dengan Wakil Presiden (Wapres), H. M. Jusuf Kalla.

Iklan

Sebenarnya, ujar Dr. Zul, Wapres akan berkunjung ke NTB pada 10 Oktober ini. Namun rencananya Presiden Jokowi yang akan datang ke NTB pada tanggal 12 atau 13 Oktober ini. Tujuan dari kehadiran Presiden tersebut adalah untuk menuntaskan apa-apa yang menjadi pertanyaan masyarakat.

Dr. Zul menegaskan, perhatian pemerintah pusat dalam penanganan bencana gempa bumi cukup besar. Hal itu terlihat dengan ditempatkannya jenderal TNI bintang dua untuk menjadi Komandan Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Penanganan Darurat Bencana Gempa NTB.

Untuk tingkat provinsi, gubernur sudah meminta Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah memantau pelaksanaan sehari-hari penanganan yang dilakukan pemerintah kabupaten/kota terdampak gempa. Gubernur mengatakan Pemda juga sudah punya skenario penanganan bencana, tanpa harus menunggu bantuan dari pusat.

‘’Kemarin Ibu Sri Mulyani (Menteri  Keuangan)  menjelaskan bahwa  uang itu ada. Cuma kami sudah menyiapkan skenario juga. Kami minta bupati/walikota mengambil inisiatif, dengan perasaan senasib sepenanggulangan bangun yang bisa kita  dilakukan,’’ ujar gubernur saat silaturahmi dengan wartawan di Pendopo Gubernur, Selasa, 9 Oktober 2018 malam.

Gubernur mengatakan, persoalan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ramai menjadi perbincangan di media sosial. Selain itu, pengiriman anak muda NTB untuk kuliah ke luar negeri juga banyak dipertanyakan.

Dr. Zul mengatakan, ia telah mengecek penanganan bencana di Sumbawa Barat, Lombok Utara, Lombok Barat bahwa semua berjalan baik. Sehingga ia optimis, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabenana akan berjalan sesuai rencana.

‘’Teman-teman media juga saya kira punya misi untuk menenangkan masyarakat. Jangan sampai 1.000 yang berjalan, baru 20 itu yang di-blow up. Akhirnya mereka menjadi tak tenang,’’ pesannya.

Berkaitan dengan komitmen pemerintah pusat, Dr. Zul menyatakan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan saat mendampingi pimpinan IMF berkunjung ke Desa Guntur Macan Kecamatan Gunungsari Lombok Barat menegaskan bahwa dana pemerintah ada.

Meskipun terjadi gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng), bantuan bencana untuk NTB tak akan terpengaruh. Karena pemerintah sudah menyiapkan anggarannya untuk masing-masing daerah yang terkena bencana. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional