DPRD Pertanyakan Penanganan Kasus Longsor Proyek Senggigi

Kondisi proyek penataan senggigi yang longsor, hingga Kamis, 3 Juni 2021 belum diperbaiki.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Tim ahli dari salah satu universitas di Surabaya direncanakan mulai turun melakukan pemeriksaan di ketiga titik longsor Senggigi. “Tim ahli yang dari Surabaya rencananya bila tidak ada hambatan hari Jumat, 4 Juni 2021 besok kita turun ke lapangan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP DHafid Shiddiq,  Rabu, 2 Juni 2021.

Informasi sementara dari hasil koordinasi pihaknya dengan tim ahli tersebut, akan ada sekitar empat orang tim ahli yang turun. “Rencananya nanti semua titik itu akan diperiksa. Tapi kita lihat lagi situasi dan kondisinya,” katanya. Meskipun pun ada titik yang sudah mulai dikerjakan perbaikannya oleh kontraktor, namun tim ahli akan tetap memeriksa. “Tentu dengan keilmuan yang mereka miliki, akan ada penilaian yang bisa mereka berikan kepada tim penyidik,” pungkas Dhafid.

Iklan

Sebelumnya, ketua DPRD Lobar, Hj. Nurhidayah juga meminta supaya APH dapat segera menyampaikan hasil kajiannya terkait kasus longsor tersebut. “Sudah sejauh mana hasil kajiannya, dari bulan Januari sampai bulan Mei ini. Kami (DPRD) belum ada terima laporan,” katanya, Senin (31/5). Pihaknya mengaku hingga lima bulan berjalan, belum menerima informasi apa pun terkait dengan perkembangan penyelidikan penanganan ketiga titik longsor tersebut. “Pada intinya kami di legislatif ini mendorong agar persoalan ini segera terselesaikan,” imbuhnya.

Bila memang longsor tersebut dianggap sebagai suatu bencana, maka pihaknya dan masyarakat perlu diberikan pernyataan resmi dari kajian yang dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait. “Agar nanti kita di legislatif ini bisa menemukan solusi untuk memperbaikinya,” tandas Dayah, sapaan akrab politisi Gerindra ini. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional