DPRD NTB Tindaklanjuti Aspirasi Masyarakat di Daerah Pemilihan

Mataram (Suara NTB) – Para anggota DPRD NTB dari delapan Daerah Pemilihan NTB secara resmi telah menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang diwakilinya. Aspirasi itu disampaikan melalui rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses yang digelar di Kantor DPRD NTB, Rabu, 2 November 2016.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, SH, MH dan didampingi Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi, SE, M.Comm dan H. Abdul Hadi, SE, MM.

Iklan

Membuka rapat tersebut, Isvie menjelaskan bahwa sesuai pasal 73 peraturan DPRD NTB nomor 1 tahun 2014 tentang tata tertib DPRD NTB, disebutkan dinyatakan bahwa masa reses dilaksanakan setiap masa sidang dalam satu tahun paling lama enam hari kerja. Masa reses dipergunakan oleh anggota DPRD secara perseorangan atau kelompok untuk mengunjungi daerah pemilihannya guna menyerap aspirasi masyarakat.

Dari hasil kunjungannya tersebut, para anggota DPRD NTB secara perseorangan atau kelompok sebagaimana wajib membuat laporan tertulis atas pelaksanaan tugasnya pada masa reses yang disampaikan kepada pimpinan DPRD NTB.

Setelah menerima laporan, pimpinan DPRD NTB wajib menyampaikan kesimpulan hasil reses tersebut dalam rapat paripurna. Selanjutnya, kesimpulan hasil reses inilah yang akan dijadikan sebagai dasar penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD pada pembahasan KUA/PPAS.

“Untuk diketahui, bahwa masa reses ke III anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun sidang 2016 telah dilaksanakan sejak tanggal 15 s/d 20 Oktober 2016. Sedangkan rapat dari masing-masing daerah pemilihan telah dilaksanakan tanggal 28 Oktober 2016,” ujar Isvie menjelaskan.

Selanjutnya, Isvie kemudian menawarkan apakah laporan hasil reses akan dibacakan atau cukup diserahkan kepada pimpinan saja. Para anggota DPRD NTB menyepakati, laporan cukup diserahkan saja tanpa harus dibacakan di depan peserta rapat paripurna DPRD NTB. Karenanya, Isvie kemudian memanggil satu persatu perwakilan anggota DPRD NTB dari masing-masing daerah pemilihan.

Untuk diketahui, pokok-pokok hasil reses tahap III DPRD NTB pada persidangan ketiga tahun sidang 2016 adalah sebagai berikut :

I.Bidang Infrastruktur
Secara umum dari masing-masing Dapil mengharapkan adanya peningkatan jalan, jembatan, embung, pembangunan jalan baru, pembangunan dam, pengeboran air, bantuan bronjong kali, dan bedah rumah kumuh.

II.Bidang Perikanan dan Kelautan
Pada bidang ini secara umum masyarakat mengharapkan bantuan alat-alat perikanan untuk nelayan seperti genset, pukat/jaring, freezer, cool box, rumput laut, kapal nelayan, bantuan bibit ikan, bantuan mesin pompa, dan lain-lain.

III.Bidang Pertanian
Secara umum masyarakat mengharapkan bantuan peralatan pertanian seperti : hand tractor, mesin pompa air, kendaraan roda tiga, alat semprot, mesin perontok padi. Selain itu juga masyarakat mengharapkan bantuan bibit seperti : padi, jagung, bawang merah, bawang putih, kedelai dan sebagainya.

IV.Bidang Peternakan
Secara umum masyarakat mengharapkan bantuan bibit ternak seperti : sapi, kambing, kuda, ayam, itik, bantuan makanan ternak.

V.Bidang Pendidikan
Bantuan peralatan pakaian olah raga untuk karang taruna dan organinasi lainnya, bantuan rehab gedung sekolah, bantuan pondok pesantren, bantuan sarana prasarana paud, dan bantuan untuk yayasan pendidikan di beberapa desa dan kelurahan.

VI.Bidang Perindustrian
Meliputi permodalan untuk kelompok-kelompok usaha bakulan, usaha kios, usaha kecil, bantuan alat perbengkelan, mesin jahit, genset, terop dan korsi.

VII.Bidang Kesejahteraan Rakyat
Bantuan pembangunan musuholla dan masjid, bantuan untuk taman pendidikan al-qur’an (tpa), bantuan insentif untuk penjaga masjid (marbot), insentif untuk guru ngaji, bantuan insentif untuk penyuluh agama.

“Selanjutnya laporan hasil reses dari masing-masing daerah pemilihan yang merupakan aspirasi dari masyarakat tersebut akan dikumpulkan menjadi satu kesatuan dan menjadi sebuah dokumen resmi hasil reses untuk mendapatkan perhatian dan tindak lanjut yang sungguh-sungguh dari Pemprov NTB,” pungkas Isvie. (aan/*)