DPRD NTB Tertarik Adopsi Strategi Pemkab Kulon Progo Turunkan Angka Kemiskinan

Kulon Progo (suarantb.com) – Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kulon Progo, Wakil Ketua DPRD NTB, H. Abdul Hadi, SE, MM menyampaikan ketertarikannya untuk mengadopsi strategi pengentasan kemiskinan yang diterapkan Pemkab Kulon Progo. “Setelah kami lihat bahwasanya Kulon Progo mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan,” ujarnya, Rabu, 12 Oktober 2016.

Menurut Hadi, kemampuan Kulon Progo sebagai salah satu kabupaten yang sukses mempercepat penurunan angka kemiskinan menjadi daya tarik tersendiri untuk dicermati lebih jauh.

Iklan

“Ini juga memancing kami bagaimana cara yang dilakukan sehingga nantinya bisa diadopsi dan dikembangkan di NTB,” tambahnya.

Selain ketertarikannya mengetahui lebih jauh pola Kabupaten Kulon Progo dalam pengentasan kemiskinan, Politisi PKS ini juga menilai kondisi alam Pemkab Kulon Progo memiliki sejumlah kesamaan dengan beberapa kabupaten di NTB.

“Kami melihat Kulon Progo mampu melakukan percepatan penanggulangan kemiskinan bisa mencapai 12 persen. Bagaimana ini bisa kita adopsi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hadi yang hadir bersama Forum Wartawan Parlemen DPRD NTB disambut oleh Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kulon Progo yang juga Kepala Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan,  Eko Wisnu Wardhana. Menurut, Eko, strategi pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh Kabupaten Kulon Progo dimulai dari mendorong pegawai negeri untuk menjadikan diri mereka mentor bagi warga yang ada di Kulon Progo.

“Cara mentor, PNS harus memberi contoh. Biar nggak hanya bisa ngomong tapi nggak melakukan,” katanya.

Hal tersebut, menurut Eko memberi dampak yang signifikan terhadap pengurangan angka kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo. Berdasarkan hasil survei Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) angka kemiskinan di Kulon Progo pada 2015 tinggal 52.331 jiwa atau sekitar 12 persen. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan 2014 sebanyak 68.040 jiwa atau 15,66 persen.

Di akhir kunjungan, Eko berharap strategi yang telah dilakukan oleh Kabupaten Kulon Progo dalam mengurangi angka kemiskinan bisa dikembangkan di Provinsi NTB. (ast/*)