DPRD NTB Protes Minimnya Kehadiran Pimpinan OPD Saat Sidang Paripurna

Mataram (suarantb.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, Baiq Isvie Rupaeda memprotes banyaknya Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB yang absen pada Sidang Paripurna DPRD NTB, Selasa, 12 Desember 2017. Protes ini diutarakannya langsung sebelum sidang dimulai.

“Perangkat Daerah Provinsi NTB akhir-akhir ini kehadirannya semakin menurun. Untuk itu diminta pada saudara Gubernur, Wagub NTB untuk mengimbau dan memperhatikan undangan sidang paripurna DPRD NTB. Pimpinan perlu evaluasi kehadiran aparaturnya, saya kira ini penting untuk lebih meningkatkan kedisiplinan daerah kita,” protesnya di hadapan puluhan Anggota DPRD NTB dan Wakil Gubernur NTB, H. Muh Amin yang hadir.

Iklan

Amin yang ditemui usai sidang mengaku berterima kasih atas koreksi tersebut. Ia mengatakan akan meminta Sekda NTB untuk lebih mendisiplinkan pimpinan OPD, agar kehadiran saat paripurna lebih maksimal.

“Kita dikoreksi bagus kan, nanti kita minta pada Sekda untuk mendisiplinkan lagi agar kehadiran lebih maksimal. Kita paham di akhir tahun pimpinan OPD sedang menyelesaikan tugas pemerintahan dan pembangunan sesuai dengan tugas masing-masing OPD,” jawabnya.

Menurut Amin ketidakhadiran pimpinan OPD juga terkadang disebabkan oleh paripurna yang sering molor. Yang awalnya hadir akhirnya memutuskan untuk pulang, karena paripurna molor hingga satu jam lebih.

“Paripurna sering molor juga, termasuk itu salah satu penyebabnya. Makanya ketika paripurna saya harapkan tidak molor, kita sama-sama on time. Ini yg menyebabkan sudah datang pimpinan OPD tapi balik lagi.
Kita sama-sama disiplin,” komentar Amin. Meski demikian, Amin mengaku akan tetap menegur pimpinan OPD yang jarang hadir.

Terlebih jika materi yang dibahas dalam paripurna berupa raperda, dinas terkait dimintanya untuk hadir. “Seperti misalnya tentang peraturan daerah kepala dinas yang berkaitan dengan raperda ini wajib hadir. Bukan berarti di sidang-sidang berikutnya tidak, tapi minimal ada wakilnya. Kehadiran pimpinan OPD prinsip saya begitu, ada wakilnya jangan tidak ada. Minimal sekretaris lah,” tandasnya. (ros)