DPRD KSB Soroti Menjamurnya Retail Modern di KSB

Taliwang (Suara NTB) – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Sumbawa Barat menyoroti maraknya toko modern di Sumbawa Barat (KSB). Bahkan akibat dari menjamurnya toko tersebut, pedagang kecil kini harus  menelan kerugian yang tidak sedikit. Bahkan keuntungannya jauh lebih merosot sebelum menjamurnya toko modern ini.

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbawa Barat Muhammad Hatta kepada Suara NTB, Selasa, 25 April 2017 menyebutkan, fakta lapangan saat ini, kisaran keuntungan para pedagang kecil, hanya bisa mencapai angka Rp 2 juta dari jumlah sebelumnya sekitar Rp 7 juta.

Iklan

Menurun drastisnya keuntungan tersebut terjadi seiring dengan menjamurnya retail modern. Melihat fakta tersebut, perlu ada langkah serius dari Pemkab setempat untuk melakukan pembatasan terhadap jumlah toko ini. Tentu kebijakan tersebut bukan semata-mata menghambat laju pertumbuhan investasi. Tetapi lebih dari itu supaya retail biasa bisa kembali memiliki asa untuk melanjutkan usahanya.

“Bukan kita menghambat investasi di sini, tetapi perlu ada regulasi yang mengatur hal ini. Sehingga para pedagang yang lain juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, hasil tinjauan lapangan yang dilakukan pihaknya, di dalam kota Taliwang saja, hampir di setiap kelurahan pasti ada retail modern. Bahkan ada kelurahan yang memiliki dua retail modern dan lokasinya juga sangat berdekatan. Melihat kondisi tersebut, secara tidak langsung bisa “membunuh” asa bagi para pedagang kecil untuk mendapatkan rezeki seperti sebelumnya.

Kondisi ini juga, cenderung menggeser para pedagang kecil ini untuk tidak berusaha. Oleh karenanya pihaknya sangat mendorong terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang pembatasan terhadap toko modern ini. Karena hal tersebut akan memberikan perlindungan (proteksi) terhadap para pedagang kecil.

“Saya pikir kalau satu kecamatan, satu toko modern itu merupakan langkah terbaik untuk tetap menjaga asa para pedagang kecil ini untuk mendapatkan rezeki,” ujarnya.

Untuk kebijakan ini, pihaknya mendorong dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) DPRD. Ketika nantinya, Perda ini lahir, maka semua toko modern harus patuh dan tunduk. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here